Balaikota – ASN kota Salatiga diharapkan tidak mengedepankan ego sektoralnya di masing-masing SKPD. Hal ini akan menjadi sebuah langkah penting untuk tercapainya Kota Salatiga yang Smart.

“ Saya mengajak untuk bergandeng tangan, jaga kekompakan dan tingkatkan koordinasi antar SKPD. Jangan ada lagi ego sektoral, meskipun tugas dan fungsinya berbeda, namun tujuan kita adalah satu,” Jelas Walikota Salatiga, Yuliyanto SE MM saat memberikan arahan kepada seluruh ASN kota Salatiga pada apel luar biasa 2019 di Halaman pemerintah kota Salatiga, Senin (7/1). Menurutnya, kota Salatiga telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun regional di 2018 lalu. Hal ini adalah wujud dan hasil nyata dari kebersamaan dan kerjasama yang baik antar semua SKPD yang ada. Penghargaan itu diantaranya yakni capaian opini WTP,  inagara award, penghargaan national procurement award kategori komitmen LPSE dalam penerapan SPSE, anugerah parahita ekapraya, penghargaan sebagai kota peduli HAM, penghargaan kota cerdas, penghargaan kota tertoleran, dan penghargaan-penghargaan lainnya.

“ Saya sangat mengapresiasi kinerja di tahun 2018 sehingga kita berhasil  dan banyak mencatat berbagai prestasi baik di tingkat nasional maupun regional,” Tandasnya.

Diakuinya bahwa keberhasilan itu tidak akan ada artinya jika tidak diiringi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini bisa dilihat di 2018 lalu kota Salatiga berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 4,84%, dan ini tidak semata-mata menjadi berhenti.  Menurutnya program yang pro rakyat harus terus dikedepankan.

“ Kita jangan terlena dengan pencapaian yang telah kita raih. ASN juga harus meningkatkan kinerja dan pelayanan yang baik kepada masyarakat, karena ASN selalu menjadi sorotan publik,” Ujarnya.

Selain itu, memasuki tahun politik 2019, Dirinya mengajak dan menegaskan agar ASN kota Salatiga untuk mengerti apa yang harus dilakukan untuk tidak terbawa arus dalam kancah politik praktis.

“ ASN harus jaga netralitas. Saat ini terdapat 6 regulasi yang mengatur hal tersebut seperti dilarang berfoto, memberi like,  maupun berkomentar dalam gambar maupun visi misi calon,” Imbuhnya.

Orang nomor satu di Salatiga ini juga mengingatkan untuk selalu berperilaku baik dalam menggunakan akun media sosial. Karena saat ini penyebaran informasi dan berita sudah sangat cepat. Sehingga masyarakat akan mendapatkan berita yang tepat dan baik, dan terhindar dari berita bohong (hoax).

“  Semua harus benar-benar mematuhi peraturan tersebut, termasuk ketika menggunakan media sosial, harus cermat dan baik,” Pungkasnya.