Balaikota – Kota Salatiga berhasil mempertahankan piala Adipura selama tiga tahun berturut-turut. Sebagai rasa syukur atas raihan tersebut pemerintah kota Salatiga mengirab Piala Adipura 2018 keliling kota Salatiga.

“ Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan stakeholder lainnya yang berpartisipasi secara aktif sehingga raihan piala  adipura tahun 2018 yang diserahkan pada awal tahun 2019 ini bisa kita dapatkan kembali untuk kota Salatiga, “ Ujar Walikota Salatiga Yuliyanto SE MM usai apel luar biasa kirab Adipura 2018 di halaman Pemkot Kota Salatiga, Senin (28/1). Menurutnya, raihan piala Adipura ini atas dukungan dari beberapa pihak, tanpa dukungan dan keterlibatan dari semua pihak, baik petugas kebersihan, perangkat kelurahan, organisasi perangkat daerah, LSM, dunia usaha serta seluruh masyarakat, yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan disiplin, mustahil penghargaan tertinggi di bidang kebersihan ini mampu diraih oleh Kota Salatiga.

“ Adipura ini adalah sebuah parameter bagi masyarakat dan seluruh aparat Kota Salatiga, untuk selalu peduli dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik lagi di masa mendatang. Saya harap  penghargaan ini dapat memotivasi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan keindahan di lingkungan,” Jelasnya.

Orang nomor satu di Salatiga ini, mengharapkan agar budaya menjaga kebersihan lingkungan dapat dilakukan oleh seluruh pihak tanpa terkecuali. Semua harus aktif, tidak hanya menunggu atau membebankan kepada petugas kebersihan saja. Justru sebaliknya, kita harus berlomba-lomba, adu cepat, dalam menjaga kebersihan secara berkelanjutan, dimanapun, kapanpun, dan dimulai dari hal-hal yang sederhana.

“ Saya apresiasi juga kepada ujung tombak kebersihan yaitu petugas lapangan, yang telah sejak pagi buta hingga malam hari membersihkan sampah baik di jalan, taman, maupun TPA,” Bebernya.

Selanjutnya, rombongan kirab Adipura diawali dari kantor pemkot Salatiga. Walikota beserta anggota Forkopimda dan kepala perangkat daerah terkait menuju ke kantor kecamatan Tingkir. Di kecamatan Tingkir, Walikota Salatiga menyerahkan piala Adipura kepada Camat Tingkir. Kemudian Camat Tingkir beserta seluruh peserta kirab melanjutkan kirab Adipura 2018.

Dari kecamatan Tingkir menuju kecamatan Argomulyo melalui kalibening, terminal tingkir, cebongan kemudian ke jalan argobudoyo menuju kantor kecamatan Argomulyo. Kemudian dari kecamatan Argomulyo menuju kecamatan Sidomukti melalui tegalrejo kemudian bulu, magersari, kantor kelurahan tegalrejo, jalan tegalrejo raya, JLS, Argosari raya, promasan, jalan kyai Mbilung, jembatan layang, amarta, lapangan centro, jalan hasanudin dan menuju kecamatan Sidomukti.

Dari Sidomukti menuju kecamatan Sidorejo, melewati jalan arjuna, perempatan grogol, jalan bima, jalan krisna, janoko, abimanyu, jalan abiyoso, bodronoyo, jalan candran, kemudian jalan kyai condro, imam bonjol, jalan siranda raya bancaan, kemudian jalan diponegoro, jalan ki penjawi. Rombonggan kemudian menuju kantor Kecamatan Sidorejo melalui jalan mutiara, jalan patimura, jenderal sudirman, jalan sukowati dan berakhir di lapangan Pancasila.

Penyerahan Sertifikat Sekolah Adiwiyata

Selain Apel Luar Biasa Kirab Adipura 2018 yang dilakukan di halaman pemkot Salatiga, juga diserahkan Sertifikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional 2018. Raihan Sertifikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional ini diberikan kepada SD Negeri Kauman Kidul dan SMP N 7 Salatiga.

Walikota Salatiga menyatakan kegembiraannya karena kota Salatiga yang berhasil mendapatkan sertifikat dan penghargaan di dunia pendidikan dan bisa memberikan contoh bagi sekolah lain untuk terus berbenah, utamanya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan lestari, demi terselenggaranya kegiatan belajar mengajar yang efektif.

“  Saya ucapkan selamat, dan terima kasih kepada segenap keluarga besar SDN Kauman Kidul dan SMPN 7 Salatiga, yang telah menjadi tempat belajar akademis, sekaligus tempat untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan menjaga kelestarian lingkungan.Semoga keberadaan dua sekolah Adiwiyata di Kota Salatiga ini, dapat memberikan contoh bagi sekolah-sekolah lainnya, “ Jelasnya.