Wawali Serahkan BST bagi 14.952 KPM di Salatiga

Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diserahkan kepada masyarakat Kota Salatiga hari ini, diharapkan bisa memberikan manfaat, utamanya bagi warga terdampak COVID-19 jelang lebaran. Oleh karena itu, sasaran penerima bantuan ini seyogyanya benar-benar sesuai dengan yang diharapkan sehingga bisa sedikit mengobati mereka yang benar-benar membutuhkan. Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Salatiga, Muh Haris SS, M.Si, saat Launching Pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) melalui PT Pos Indonesia, yang secara simbolis diterimakan kepada warga masyarakat Kota Salatiga, di Aula Kecamatan Sidomukti, Salatiga, Selasa (19/5/2020).

 

Diterangkannya bahwa Kementerian Sosial menggelontorkan bantuan bagi warga terdampak COVID-19, dalam bentuk BST senilai Rp.600.000,- kepada 14.952 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Salatiga. Dimana  13.475 KPM diserahkan melalui Pos Indonesia dan 1.477 KPM melalui Himpunan Bank Rakyat (Himbara).

 

“Cukup banyak penerima BST 2020 di Salatiga, semoga yang lain bisa tertampung malalui program bantuan sosial yang lain, baik dari Kemensos maupun dari APBD Provinsi atau Kota. Harapan kami, sasaran penerima bansos ini sesuai dengan apa yang kita harapkan,” tandas Haris.

 

Perlu diketahui, bantuan sosial dari Kemensos bagi masyarakat terdampak COVID-19 di Kota Salatiga selain BST adalah, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 5.251 KPM ditambah dengan BPNT perluasan sebanyak 1.623 KPM dan PKH perluasan 72 KPM. Kemudian bantuan melalui APBD Provinsi sebanyak 201 KPM, dan APBD Kota yang dibagi dalam dua tahap, yakni Tahap I (21.783 KPM) serta Tahap II (13.628 KPM).

 

Di tengah antrian warga yang mencairkan BST tersebut, Sunardi, salah satu warga Kridanggo RT 2 RW 1 Kelurahan Kalicacing memiliki tujuan berbeda. Ia berada di antara deretan warga bukan untuk mencairkan BST, sebaliknya ia bermaksud mengembalikan BST. Pengembalian (surat undangan) BST kepada petugas PT Pos Indonesia tersebut disaksikan langsung oleh Kapala Dinas Sosial Kota Salatiga, Rochadi SH.

 

“Saya kembalikan BST 2020 bulan April karena saya sudah mampu,” tulis Sunardi pada bagian bawah surat pemberitahuan BST tersebut. Disebutkan dalam surat pemberitahuan yang diterimanya dari Pos Indonesia, bahwa Sunardi berhak menerima BST tahun 2020 senilai Rp 600.000 setiap bulan selama tiga bulan.

 

Rochadi mengatakan, apa yang dilakukan oleh Sunardi merupakan contoh baik yang bisa ditiru atau dicontoh oleh warga lain yang merasa mampu, karena masih banyak warga lain yang membutuhkan dan kurang mampu.

 

“Apresiasi yang tinggi kepada Bapak Nardi, walau mendapat bantuan tapi merasa mampu dan memilih mengembalikannya kepada PT Pos Indonesia untuk dialihkan kepada yang lebih membutuhkan. Terimakasih atas pengembaliannya dan mudah-mudahan di bulan puasa ini menjadi ladang ibadah bagi Pak Nardi,” tutur Rochadi.