SALATIGA – Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris mencanangkan kampanye imunisasi campak dan rubella Kota Salatiga di SD Negeri Salatiga 6 Kota Salatiga, Selasa 01/08. Pencanangan tersebut ditandai dengan penyuntikan imunisasi kepada 2 siswa yang kemudian diikuti penyuntikan seluruh siswa SD Negeri tersebut.

Muh Haris dalam sambutannya mengatakan bahwa imunisasi merupakan salah satu ikhtiar yang efektif dalam mencegah penyakit dalam rangka mewujudkan generasi sehat. “Seperti dalam Mars Hidup Sehat, sehat jiwani dan jasmani merupakan kunci hidup bahagia. Meskipun kaya mulia, pasti akan menderita jika penyakit selalu menggoda. Kewajiban kita adalah melakukan ikhtiar untuk hidup sehat, salah satunya adalah dengan imunisasi ini,” jelas Wakil Walikota.

Wakil Walikota berharap agar seluruh masyarakat Kota Salatiga mendukung dan berperan aktif dalam upaya mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella pada tahun 2020. Ia juga mengimbau agar semua anak di Kota Salatiga yang berumur 9 bulan sampai 15 tahun untuk dibawa ke pos pelayanan imunisasi terdekat, baik melalui sekolah, posyandu maupun puskesmas.

Ketua Panitia Kampanye Pencanangan Campak dan Rubella, dr. Tasfiyah Sri Prihati dari Dinas Kesehatan Kota Salatiga dalam laporannya mengatakan bahwa program nasional ini merupakan pemberian imunisasi MR tambahan atau cacth up campaign untuk anak usia 9 bulan sampai 15 tahun.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut dilaksanakan dalam dua fase, yaitu fase I pada bulan Agustus – September di Pulau Jawa dan fase II pada bulan Agustus – September 2018 di seluruh provinsi di luar Jawa. “Supaya eliminasi campak dan pengendalian rubella ini dapat terwujud pada tahun 2020, maka kampanye imunisasi MR ini harus mencapai cakupan minimal 95%,” jelas Tasfiyah.

Sedangkan sasaran imunisasi MR di Kota Salatiga adalah 46.965 anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun. Pemberian imunisasi dilaksanakan dalam dua tahap yaitu pada bulan Agustus 2017 bagi anak sekolah yang diberikan di sekolah, dan tahap II bagi anak di luar sekolah yang akan diberikan di posyandu dan puskesmas se-Kota Salatiga.

Pemilihan lokasi pencanangan adalah dengan pertimbangan bahwa sebagian besar sasaran kampanye imunisasi MR ini adalah anak usia sekolah dasar, yaitu sebanyak 32.288 anak atau sebesar 70% dari total sasaran di Kota Salatiga.

Pencanangan kampanye imunisasi tersebut dihadiri oleh Forkompinda Kota Salatiga, Perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kota Salatiga, organisasi profesi, TP PKK Kota Salatiga, dan berbagai instansi kesehatan. (sg)