Wakil Walikota Muh Haris berharap kegiatan ngabuburit Syiar Syair Ramadhan tahun selanjutnya digelar lebih meriah. Demikian harapnya saat membuka kegiatan ngabuburit yang di prakarsai Panitia Hari Besar Islam, Dewan Masjid Indonesia  dan beberapa eleman lain di Taman Tingkir, 10/6.

“Ngabuburit menunggu saat berbuka dengan diisi pentas seni Islami dan peragaan melukis kali grafi sangat mendidik bagi masyarakat, utamanya anak-anak. Pendidikan agama yang disampaikan dengan kesenian akan lebih terkesan di hati generasi muda, oleh karenanya saya sangat mendukung kegiatan Syiar Syair Ramadhan kali ini,” sambut Muh Haris dalam pembukaannya.

Muamir MZ, selaku ketua panitia menyampaikan, kegiatan tersebut didukung oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Sanggar Seni Kaligrafi Alif, Julio Music, dan Wasesa. Selain itu kegiatan juga dimeriahkan dengan band Djams, pantomim dari SD Islam Kurma.

Sementara itu ketua DMI Salatiga Muthoin menerangkan bahwa pihaknya kali ini tugasnya adalah mengkoordinir dan membagikan takjil gratis. “Takjil yang kami bagikan lebih dari 400 bungkus. Takjil tersebut bukan dari DMI tapi dari para donatur di Kota Salatiga yang dipsrahkan kepada kami. DMI ramadhan tahun ini rutin membagikan takjil gratis setiap hari sabtu,” jelasnya.

Sementara itu Abdul Ghani selaku koordinator Kalografi on The Spot sore ini mampu mengajak sekitar 30 seniman kaligrafi. “Teman-teman yang unjuk seni kaligrafi kali ini berasal dari Yogyakarta, Jombang, Salatiga, dan Kabupaten Semarang. Hasil lukisan ini nantinya akan kami lelang untuk kegiatan sosial,” terang Kepala Sekolah SD Islam Kurma Salatiga ini.