Walikota Salatiga, Yuliyanto SE,MM, mengajak Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot Salatiga untuk tidak canggung menyampaikan aspirasi atau keluh kesahnya secara langsung, dan Walikota berjanji akan selalu merespon dan menindaklanjutinya. Hal itu dikatakan Walikota Salatiga di depan para pegawai pemerintah non PNS saat Halal bi Halal Walikota, Wakil Walikota dan seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dengan THL Pemkot Salatiga di Rumah Dinas Walikota, Minggu 29/6/2019.

“Halal bihalal ini menjadi momen yang sangat baik. Silaturahmi antara Walikota, Wakil Walikota dan seluruh OPD dengan THL sebagai bentuk rasa kekeluargaan, sehingga THL tidak perlu canggung menyampaikan keluh kesah atau aspirasi secara langsung dan insya Allah kami akan merespon dan menindaklanjuti dengan baik. Kami selalu membuka ruang dan kesempatan,” jelas Walikota.

Terkait kesejahteraan THL, Walikota menandaskan bahwa ia bersama Wakil Walikota selalu mengingatkan dan memberi sumbang saran kepada Tim Anggaran untuk meningkatkan pendapatan THL, minimal setara dengan UMK. Tentu, setelah THL mendapat upah sesuai standart kelayakan kesejahteraan, harus diimbangi dengan kinerja.

“Satu sisi, kalian tunjukkan dedikasi, sisi lain Pemerintah akan memberikan reward. Ini adalah bagian dari visi misi Kota Salatiga, janji kami saat menghadapi pilkada yang salah satunya adalah peningkatan kesejahteraan pegawai, baik PNS maupun non PNS. Insya Allah janji itu kita wujudkan,” tandasnya.

Sementara, Wakil Walikota Muh Haris dalam tausiah Halal bi Halal tersebut mengingatkan agar para THL selalu bersyukur, karena syukur memiliki dampak yang lebih dahsyat dari doa. Sebab, terang Muh Haris, Allah memberikan jaminan tambahan nikmat kepada orang yang bersyukur.

“Kalau kamu bersyukur pasti Allah akan tambah nikmatnya. Kata pasti, menunjukkan adanya jaminan yang diberikan Allah pada kita. Kalau doa, ada empat kemungkinan, yakni mungkin dikabulkan sekarang juga, mungkin diberikan yang akan datang atau ditunda seperti keinginan THL untuk kenaikan upah sesuai UMK yang akan terealisasi pada Tahun 2020. Yang ketiga, mungkin doa akan diberikan saat berada di akhirat, dan yang keempat, kemungkinan tidak kita rasakan apa yang kita minta tapi Allah menjauhkan dari ujian atau balak yang biayanya jauh lebih besar melebihi kemampuan kita. Oleh karena itu, mari kita menjadi orang yang pandai bersyukur atas seluruh kenikmatan yang telah Allah berikan kepada kita,” terang Muh Haris.