BALAI KOTA, Antisipasi kekosongan jabatan kepala sekolah dasar o1 Blotogan Lor, Walikota lantik 3 kepala sekolah. Jabatan diisi oleh Herawati yang sebelumnya merupakan Kepala SD Tingkir Lo 01, selanjutnya digantikan Muhammad Rohani dari SD Kalibening. Adapaun SD Kalibening dijabat oleh Nafira Dwi Wulan yang baru promosi menjadi kepala sekolah. Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Kantor Walikota, 22/6.

Turut hadir dalam pelantikan wakil walikota Muh Haris, kepala dinas pendidikan Niken Lidiastuti, Inspektur Salatiga Kurnia Harjanti, asisten I, II, dan III, dan dari Dewan Pendidikan Kota Salatiga Beny Ridwan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Niken Lidiastuti menerangkan seorang kepala sekolah yang promosi kali ini benar-benar melalui seleksi yang ketat. “Nafira Dwi Wulan lulus dari seleksi yang diadakan oleh Lembaga Pengembangan & Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) Karang Anyar. Dinas pendidikan hanya berwenang memeriksa berkas administrasi pendaftaran saja, selanjutnya lembaga tersebut yang melakukan tes. Selanjutnya rolling juga dilakukan karena Nafira Dwi Wulan memiliki basik guru olah raga, sedangkan SD Kalibening sebagai SD unggulan di bidang olah raga,” terang Niken.

Nafira Dwi Wulan menjelaskan selama mengikuti tes oleh LP2KS, dia harus mengikuti diklat selama 3 bulan dan proses magang kepala sekolah juga 3 bulan. “Usai proses selekasi akademik dan magang, saya dites kembali apakah layak menjadi kepala sekolah. Jika layak maka LP2KS baru mengeluarkan sertifikat yang dijadikan dasar untuk pengangkatan kepala sekolah,” jelasnya.

Sementara itu walikota Yuliyanto, dalam sambutannya berharap terjadi pemerataan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah yang ada di Salatiga. “Saya berharap banyak kepada kepala sekolah dalam pengabdiannya terhadap dunia pendidikan. Kepada yang baru saja dilantik semoga bisa mencurahkan tenaga dan fikiran untuk kemajuan sekolahnya. Dengan semangat pengabdian tersebut harapannya adalah semua sekolah memiliki kualitas yang merata,” tekan Yuliyanto.