Walikota Salatiga Yuliyanto secara resmi membuka Festival Spedanova dan Gelar Toko Tani yang digelar Bagian Organisasi dan Kepegawaian Setda  Kota Salatiga. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Pancasila selama dua hari 12-13 Desember.

Dalam laporan kegiatan, sekretaris daerah menerangkan tujuan dari kegiatan tersebut untuk; menyampaikan kepada masyarakat beberapa inovasi yang sudah dilakukan oleh Perangkat Daerah/Unit Kerja di lingkungan Pemerintah Kota Salataiga dalam kurun waktu tahun 2015-2017 (sesuai dengan Road Map Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Salatiga tahun 2015-2019).

“Selain itu juga guna memberikan apresiasi bagi Perangkat Daerah yang telah menyusun Spedanova sejak tahun 2015-2017 dan mengintegrasikannya dalam Road Map Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2015-2019,” tambah Fekruroji.

Peserta Festival Spedanova adalah 11 Perangkat Daerah/Unit Kerja yang mempunyai Quick Wins RB Spedanova yang telah dilaksanakan secara konsisten antara Tahun 2015-2017 sesuai dengan Road Map Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2015-2019. Gelar Toko Tani Indonesia (Gelar TTI) adalah; Toko Tani Indonesia di Salatiga (2 Toko Tani), Pengelola Produk Pangan Lokal, dan UMKM Kuliner nonberas dan nonterigu.

Sementara walikota dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi guna peningkatan layanan kepada masyarakat. “Terkait dengan hal tersebut, dalam konteks Reformasi Birokrasi, maka ending dari reformasi birokrasi sejatinya dapat dilihat dari sasaran dalam reformasi birokrasi, yaitu: (1) Birokrasi yang Bersih dan Akuntabel; (2) Birokrasi yang Efektif dan Efisien; dan (3) Birokrasi yang Mempunyai Pelayanan Publik Berkualitas.  Merujuk pada ketiga sasaran tersebut, maka harapan dari pelaksanaan reformasi birokrasi adalah terwujudnya tata kelola birokrasi yang berintegritas dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, yang antara lain diukur dari munculnya inovasi pembangunan perkotaan yang berbasis SDGs,” ungkap Yuliyanto.