SALATIGA – Didampingi Ketua TP PKK Kota Salatiga, Titik Kirnaningsih Yuliyanto dan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah, Walikota Salatiga Yuliyanto memberikan bantuan bahan makanan sehat kepada tiga balita yang mengalami gizi buruk di Kota Salatiga. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Puskesmas Mangunsari Senin, 11/06.

Kepala Dinas Kesehatan menjelaskan bahwa secara umum tiga kasus gizi buruk di Kota Salatiga ini bukan karena kekurangan asupan gizi melainkan adanya kelainan bawaan sejak lahir atau penyebab lain. “Hal tersebut mengakibatkan tubuh balita kesulitan menyerap asupan gizi. Kasus ini ditemukan pada saat screening di posyandu oleh tim kesehatan DKK beberapa tahun yang lalu. Saat ini ke-tiga balita yang mengalami permasalahan gizi tersebut menjadi fokus kami,” lapor Siti Zuraidah.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa hal antara lain, kunjungan rutin ke rumah sasaran, pemberian biscuit selama 90 hari dan pemberian program makanan tambahan (PMT) pemulihan selama 90 hari. “Selain itu ada pula rujukan ke rumah pemulihan gizi di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) di mana para balita dan orangtua mendapatkan konsultasi gizi, demo masak sampai dengan konsultasi dengan dokter spesialis anak,” papar Siti Zuraidah.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Salatiga memberikan apresiasi kepada DKK dan puskesmas. Walikota mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama mendeteksi dini jika ada permasalahan gizi di lingkungan setempat.

“Puskesmas, Pak RT, Pak RW dan masyarakat saya minta untuk ikut aktif mendeteksi dini jika ada permasalahan gizi pada balita di lingkungan. Bagi orangtua, tidak perlu malu untuk melapor jika terjadi permasalahan gizi. Karena ini merupakan permasalahan kesehatan yang harus ditangani bersama-sama. Dan kesehatan merupakan pelayanan dasar dari pemerintah yang butuh sentuhan kemanusiaan,” kata Walikota.

Terpisah, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Jumiarto mengatakan pemberian bantuan tersebut dilaksanakan di dua tempat secara berurutan. “Di Puskesmas Mangunsari diberikan kepada dua balita dan kemudian satu balita dikunjungi di rumahnya di Promasan Kumpulrejo,” ungkap Kabag Humas.

Selain bantuan makanan sehat, Walikota juga menyerahkan tali asih kepada balita yang kondisinya sudah mulai membaik tersebut. (sg)