Salatiga – Walikota Salatiga memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap Wajib Pajak (WP) yang telah  berkontribusi terhadap pendapatan dan pembangunan Kota. Hal ini penting karena untuk meningkatkan kesadaran dan ketaatan dalam membayar pajak daerah.

“ Ada 5 WP terbaik yakni dari KFC, Kafe Ole, Hotel D’Emmerick, Laras Asri dan Rumah Makan Joglo Rini. Kemudian untuk WP teladan yakni Pizza Hut, Manna Resto, Charoen Pokphand, Pondok keluarga Osamaliki, Grand Wahid Hotel, Warung Lawung Ndeso, Bumi Kayom, Kayu Arum Resort, Singkong Keju D-9, Atlantic Dreamland. Peningkatan pendapatan daerah ini tidak terlepas dari kontribusi bapak-ibu sekalian dalam membayar pajak  guna peningkatan PAD,”jelas Yuliyanto SE MM saat membuka Gebyar Undian Pajak Daerah 2019, di Hotel Wahid, Senin(2/12). Menurutnya kegiatan ini merupakan wujud apresiasi pemerintah terhadap para pelaku pajak di Kota Salatiga. Tidak hanya  untuk memberikan motivasi dalam meningkatkan kesadaran dan ketaatan dalam membayar pajak daerah namun akan  meningkatkan kontribusi pendapatan demi pembangunan kota Salatiga nantinya.

Diakui, bahwa potensi yang ada di Kota Salatiga harus dapat kita kembangkan. Misalnya untuk pajak restoran, pajak perhotelan, air tanah, pajak parkir, pbb,dll. Untuk potensi restoran dan hotel yang ada Menurut Yuliyanto dari tahun ketahun meningkat cukup signifikan.

“Peningkatan ini tidak terlepas dari pelayanan pemerintah yang mendapatkan penghargaan penilaian baik dari pusat sehingga Kota Salatiga sering dijadikan rujukan. Sehingga saat dilakukan kunjungan, hotel dan tempat makan menjadi ramai dikunjungi. Hal ini juga yang mendongkrak kenaikan pajak kita,”bebernya.

Ditambahkan bahwa selain hal tersebut, UMKM yang ada di wilayah Kota Salatiga juga semakin berkembang dan bergerak terus.

Sementara itu, Menurut Kepala BKD Kota Salatiga, Adhi Isnanto mengatakan bahwa dengan diberikan apresiasi kepada 5 WP dengan kontribusi terbesar terhadap pajak daerah dan 10 WP sebagai WP lapor terbaik dalam satu tahun akan meningkatkan kemauan dan kesadaran pelaku taat pajak.

“Jumlah penerimaan pajak daerah dan kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan daerah dari tahun ke tahun meningkat cukup signifikan. Sedangkan untuk proyeksi pendapatan APBD tahun 2020 adalah sebesar 967 Miliyar yang didukung oleh PAD kurang lebih 28 Milyar. Proyeksi belanja kita di angka 1 Triliun 6 Milyar, masih ada devisit 38 Milyar untuk pembiyaan APBD tahun 2020 nantinya,”ungkapnya.

Adhi Isnanto juga berencana akan menaikan pajak daerah di tahun 2020 dari tahun 2019 lalu.

“Pajak daerah sangat berkontiribusi besar terhadap PAD Kota Salatiga. Dirinya akan menaikan target 16,8 % dari tahun 2019 lalu sebesar 48,5 Milyar, sedangkan di tahun 2020 akan bertambah menjadi 56,7 Milyar.”tegasnya

Ditambahkan bahwa adanya strategi kenaikan pajak tersebut dilandasi dengan analisis kajian akademik dan melihat realisasi tahun berjalan yang ada di Kota Salatiga. Sampai bulan November penerimaan pajak daerah mencapai 56,32 Milyar meliputi pajak hotel 5,6 Milyar, pajak restoran 5,2 Milyar, pajak hiburan 620 juta, pajak reklame 1,3 M, pajak parkir 204 juta, pajak air tanah 411 juta, pajak penerangan jalan 12,9 M, pajak beban PB 21 M dan pajak PBB 8,8 M.

“Artinya target pendapatan di tahun 2019 yang lalu telah mencapai seluruh target yang ada,”pungkasnya.