Pj Walikota Salatiga berharap masyrakat turut menjaga iklim toleransi agar Kota Salatiga mampu menjadi juara Kota Paling Tolereran se-Indonesia. Harapan itu disampaikan dalam forum group discusion (FGD) di Pendopo Polres, Selasa (28/2).

Acara yang dibuka oleh Wakapolres Kompol Dyah Wuryaning Hapsari diikuti oleh FKUB, santri, organisasi mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta lurah se-Salatiga. Kegiatan mengambil tema Peran Polri dalam Melindungi Kebhinekaan Guna Terpeliharanya Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Sedangkan pemateri adalah Pj Walikota, Komandan Kodim 0714 Letkol Kav Asjur Bahasoan dan pemateri dari Dir Binmas Polda Jateng Muhammad Toha.

Dalam pemaparannya Pj Walikota memuji kondisi Kota Salatiga yang sangat kondusif di tengah perbedaan yang ada. “Saya sangat bangga tinggal di Kota Salatiga meski kelahiran saya bukan di sini. Oleh karena itu menjadi keharusan bagi warga Salatiga untuk mencintai kotanya. Keragaman etnis dan budaya sangat kental di kota ini, namun semua berbaur menjaga kebhinekaan tersebut,” tutur Achmad Rofai.

Sementara itu Komandan Kodim 0714 Salatiga, Letkol Kav Asjur Bahasoan memberikan gambaran sosial politik Indonesia secara umum. Menurutnya, Indonesia menjadi incaran negara-negara maju karena negara ini memiliki segala-galanya, mulai dari sumber energi maupun pangan.

Kemudian Muhammad Toha menerangkan bahwa media sosial memiliki kerawanan dibandingkan dengan media konservatif. “Karena siapa saja bisa menulis dan menjadi pemilik media internet maka tingkat kerawanannya sangat tinggi. Masyarakat harus waspada dan berhati-hati dalam mendownload, men-share berita yang tidak bisa dipastikan tingkat kebenarannya,” tukasnya. (fhm)