Salatiga (30/10), Walikota Salatiga, Yuliyanto, SE, MM berharap agar ketika SKPD merencanakan anggaran untuk PKK tidak dihitung untung rugi, namun dilihat dari multiplier effect yang ditimbulkan, hal tersebut di sampaikan dalam acara Rapat Konsultasi PKK tingkat Kota Salatiga, di Ruang Kaloka Gedung Sekretariat Daerah Kota Salatiga. “ Jadi saya berharap kepada para kepala OPD tidak lagi melihat hanya dari sisi untung rugi tapi dari multiplier effect yang ditimbulkan. Seperti contoh kita bangun jalan kan keuntungan tidak kita dapatkan tapi hasil dari pembangunan jalan tersebut, arus barang menjadi lebih lancar, sehingga ekonomi dapat berjalan dan membuat masyarakat lebih sejahtera.” Ujar Walikota.

Terkait dengan hal tersebut Walikota juga menyampaikan bahwasanya kader PKK memiliki peran penting dalam pelaksanaan dan sosialisasi program pemerintah maupun hasil pembangunan, selain itu PKK juga merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam membangun Kota Salatiga, hal ini dapat dilihat dari hasilnya seperti IPM yang tinggi, dan angka kemiskinan yang rendah. “Kader PKK ini membantu program program pemerintah melalui sinkronisasi kegiatannya dengan kegiatan SKPD, dan itu semua dilakukan secara sukarela, oleh karena itu saya harap OPD dapat membantu mendorong PKK melalui perencanaan anggaran. IPM yang tinggi dan angka kemiskinan kita yang rendah juga merupakan bagian dari usaha kader PKK dalam turut serta membantu pemerintah mensosialisasikan kebijakan pembangunannya.” Tegas Yuliyanto.

Pada Kesempatan yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga Ny. Titik Yuliyanto menyampaikan bahwa rakon ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program kerja PKK di tahun 2019 dalam rangka sosialisasi program kerja 2020. Selain itu juga dilaporkan bahwa pembinaan, pelatihan, evaluasi, supervise dan monitoring yang dilaksanakan dalam program kerja PKK sudah dapat dilihat hasilnya, yaitu dengan menurunnya angka kematina bayi, serta terbentuknya bank sampah di setiap kelompok PKK RW.

“Pembinaan dan pelatihan yang kami laksanakan beberapa tahun ini sudha dapat dilihat hasilnya selain angka kematina bayi yang menurun, terbentuknya bank samapah, kami juga mencatatkan beberapa prestasi tingkat provinsi ataupun nasional. Seperti Lomba PHBS tingkat provinsi juara 1, lomba PHBS tingkat nasional Juara 3, serta lomba PKK KBkes tingkat provinsi tahun 2018 mendapatkan juara 3.” Terang titik. Meski demikian masih ada beberapa kendala terkait undangan kepada PKK untuk berkegiatan di luar daerah, ketiadaan anggaran menyebabkan beberapa undangan keluar daerah tidak dapat terpenuhi tambah titik.

Disaksikan perwakilan OPD, kelurahan, serta kecamatan, dalam acara tersebut diumumkan hasil lomba pelaksanaan terbaik 10 program pokok PKK yaitu, Juara 1 RW.04 Kelurahan Salatiga, Sidorejo, Juara II RW.8 Kutowinangun kidul, Tingkir, Juara 3 RW.1 Kelurahan Tegal Rejo, Argomulyo, Juara Harapan RW.2 kelurahan Dukuh Kecamatan Sidomukti. Selain itu juga ada lomba Hatinya ( Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) PKK dengan juara sebagai berikut : Juara 1 Kelurahan Kutowinangun Kidul, Juara 2, kelurahan Salatiga, Juara 3 Dukuh. Juara Harapan Kelurahan Tegal Rejo.

Rakon PKK juga menampilkan hasil kreasi dari botol bekas dan tanaman KRPL.