BALAIKOTA – Sebagai tahapan pertama dalam mewujudkan RPJMD Tahun 2017-2022, tahun 2018  mempunyai peluang sekaligus tantangan, terutama dalam bagaimana menumbuhkan integritas dan inovasi dalam tata kelola pembangunan kota dalam bingkai reformasi birokrasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Salatiga, Yuliyanto dalam apel perdana tahun 2018 di Halaman Pemkot Salatiga, Selasa 02/01. “Tahun ini mempunyai peluang sekaligus tantangan yang perlu menjadi perhatian kita bersama, yaitu bagaimana menumbuhkan integritas dan inovasi dalam tata kelola pembangunan kota, dalam bingkai reformasi birokrasi,” kata Walikota di hadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Salatiga.

Walikota berharap agar di tahun yang baru turut membawa semangat baru, energi baru, dan juga pemikiran baru yang akan berujung pada peningkatan pelayanan terbaik bagi masyarakat Salatiga. “Fokus kita ke depan adalah menata wajah kota, dengan isu strategis bagaimana mewujudkan Kota Salatiga sebagai kota yang mampu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warganya untuk beraktifitas,” urai Yuliyanto.

Menurutnya penataan wajah kota tidak hanya pembangunan fisik semata, tapi juga penataan sektor pelayanan publik. Hal ini dikarenakan wajah kota selalu berkaitan dengan beberapa aspek antara lain, aspek manusia atau sosial, aspek ekonomi, aspek lingkungan maupun aspek tata kelola birokrasi.

Selain itu, Walikota juga menekankan beberapa hal antara lain penyelesaian laporan pertanggungjawaban kegiatan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) tahun 2017, inovasi OPD, kepala OPD sebagai role model/panutan, identifikasi isu strategis OPD, ASN sebagai motor penggerak tata kelola pembangunan, peningkatan integritas ASN melalui pengawasan melekat dan akses mudah dan murah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan atau aduan.

Apel tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakil Walikota Salatiga, Muh. Haris. Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain; Sekretaris Daerah bersama Asisten Sekda, Kepala OPD di Lingkungan Pemkot Salatiga sampai staf. (sg)