SALATIGA – Upacara pengibaran bendera sebagai puncak peringatan HUT ke-72 RI Tingkat Kota Salatiga diikuti oleh berbagai etnis dan golongan yang ada di Kota Salatiga. Upacara peringatan detik-detik proklamasi tersebut dilaksanakan di Lapangan Pancasila, Kamis 17/08. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Walikota Salatiga, Yuliyanto.

Dalam amanat Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Walikota, disampaikan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman. “Rakyat Indonesia, khususnya Jawa Tengah, harus terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan persaudaraan bangsa terciderai dan tercerai-berai  karena kepentingan sesaat dan  kelompok semata. NKRI harus jadi harga mati. Bhinneka merupakan keragaman yang sunatullah. Kemajemukan bangsa justru menjadi pelangi yang mempercantik negeri,” kata Yuliyanto.

Pesera upacara adalah instansi pemerintahan, TNI dan Polri, pelajar SMA hingga SD, tokoh-tokoh masyarakat dan agama hingga berbagai etnis yang ada di Kota Salatiga. Hal ini menjadi penting karena di Kota Salatiga terdapat sekitar 33 etnis. Sehingga bisa dikatakan Salatiga merupakan Indonesia mini.

Pelaksana Harian Kepala (Plh) Bagian Humas Setda Kota Salatiga, Rohmawati Utami menjelaskan bahwa selepas upacara, Pemkot Salatiga menyerahkan beberapa penghargaan. Yang pertama adalah penganugerahan Satyalencana Karya Satya kepada Aparatur Sipil Negara antara lain: Sri Wahyuni Pudji Astuti, A.Md Satyalencana Karya Satya 30 tahun, Rohana Dewi, S.Pd Satyalencana Karya Satya 20 tahun dan Sri Hartini, S.Pd, MPd Satyalencana Karya Satya 10 tahun.

Pemkot Salatiga juga menyerahkan bantuan sembako kepada para veteran yang diterimakan secara simbolis kepada 4 veteran dari ke-4 kecamatan di Salatiga. “Informasi dari Dinas Sosial Kota Salatiga, jumlah penerima adalah 60 veteran. Mungkin ini tak seberapa, tapi ini merupakan bentuk perhatian atau tanda cinta dari pemkot kepada beliau-beliau para veteran,” kata Rohmawati Utami.

Selain penyerahan tersebut ada pula penyerahan penghargaan tertinggi Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia kepada IPHI Kota Salatiga, penyerahan penghargaan kepada peserta Jumbara PMR dan Temu Karya KSR Tingkat Provinsi Jateng. “Ada pula penyerahan petani berprestasi pengelola lahan pertanian pangan berkelanjutan tingkat provinsi Jateng kepada Gabungan Kelompok Tani Prima Agung Kauman Kidul. Yang terakhir adalah penghargaan kepada kelompok tani ternak sapi perah berprestasi peringkat 1 Jateng kepada Kelompok Tani Margo Harjo 4 Slumut, Kumpulrejo Salatiga,” urai Plh Kabag Humas ini.

Upacara peringatan detik-detik proklamasi tersebut dapat berlangsung dengan khidmat salah satunya karena petugas paskibra dapat melaksanakan tugas dengan baik. Selepas upacara peserta dihibur oleh aksi polisi cilik dari SD Muhammadiyah Plus yang memeragakan keterampilan baris-berbaris dan formasi. (sg)