Salatiga – Pengamanan tehadap persandian dalam sebuah perangkat informasi daerah harus dilakukan, karena keberadaannya harus bisa terproteksi dengan baik agar terhindar dari ancaman cyber.

“ Persandian bukan hanya sebatas kirim terima surat atau berita sandi akan tetapi bisa menjadi pengamanan informasi. Saya harapkan semua instansi pemerintah untuk  mengamankan informasi yang bersifat rahasia agar terhindar dari penyalahgunaan informasi dari pihak yang tidak bertanggungjawab,” Jelas Asisten 2 Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Salatiga, Daryadi SH saat memberikan sambutan di  Workshop penyelengaraan persandian untuk keamanan informasi daerah, di Ruang Kalitaman, Gedung Setda Lantai 2, Selasa (11/12).

Menurutnya pelayanan pemerintah harus  didukung dan harus mengikuti perkembangan teknologi.  Sehingga setiap institusi harus memiliki situs resmi pemerintahan dengan didukung dengan akun media sosial dengan manajeman yang baik, agar penyampaian informasi ke masyarakat dapat baik pula.

“ Keamanan informasi daerah harus bisa kita lakukan agar apa yang ada di dalam web resmi, akun resmi pemerintah akan aman dan tidak dirusak,” Tuturnya.

Ditambahkan, bahwa dengan adanya teknologi  yang serba canggih diharapkan bisa dikelola dengan baik.  Karena kalau tidak dipehatikan dengan baik, beberapa situs resmi akan bisa di retas maupun  di hack oleh pihak tidak bertanggungjawab.

Luvisa Kusuma S.ST MM dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta mengatakan bahwa pemanfataan teknologi informasi harus digunakan untuk perkembangan dalam sebuah pelayanan pemerintah. Beberapa teknologi  sudah diterapkan seperti  e-perijinan, e-procurement, e-filling, e-office,  e-budgeting, e-monev, dll. Tidak hanya itu saja, sebagai contoh saat  kita memakai tanda tangan elektronik juga membutuhkan jaminan keamanan berupa autentikasi, keaslian dan anti penyangkalan terhadap suatu informasi.

“ Keamanan itu sangatlah penting. Dimana layanan publik harus bisa hadir secara efektif dan efisien,” Bebernya.

Sementara itu, Yoyok darmanto selaku sandiman pertama pada subdit proteksi IIKN II dari Badan Siber dan Sandi Negara menyatakan bahwa pemanfaatan persandian dilakukan untuk meningkatkan keamanan informasi serta mencegah pesatnya ancaman cyber. Karena dewasa ini ancaman cyber terhadap web atau situs sangat besar, hal ini juga harus mendapatkan perhatian agar bisa dicegah  sedini mungkin.

“ Kita membutuhkan tata kelola teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dengan mengatur konfigurasi dan menonaktifkan aplikasi dan yang tidak diperlukan.  Contohnya dengan menginstal firewall, instalasi antivirus, menghapus cookie, membuat password dan menghapus programn yang tidak diperlukan,” Pungkasnya.