Salatiga(6/9),  “Salah satu strategi yang kami gunakan dalam rangka merubah perilaku masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat adalah dengan melibatkan kader kesehatan, PKK, sosialisasi ke sekolah-sekolah, termasuk juga pelibatan TNI dan Polri.” Ujar Walikota Salatiga Yuliyanto, SE, MM di ruang kerjanya saat menerima tim verifikasi dari Kementrian Kesehatan.

Persoalan kebijakan pembangunan di bidang kesehatan, dijelaskan oleh Walikota kepada Tim Verifikasi dari kementrian kesehatan, bahwa saat ini pembangunan Kota Salatiga menitik beratkan pada 3 fokus yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Perekonomian khususnya UMKM. “Fokus kebijakan yang kami sasar tentunya dibiayai oleh APBD daerah, APBD Provinsi maupun dana dari pusat, dan dengan pelibatan berbagai sector baik pemerintah, TNI, Polri maupun masyarakat saat ini IPM Kota Salatiga adalah tertinggi se-Jawa Tengah sementara Index Pembangunan Kesehatan di Kota salatiga menduduki peringkat ke-5 secara nasional.” Terang Yuliyanto.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas kesehatan Kota Salatiga, Siti Zuradiah, S.KM, M.Kes menjelaskan bahwa Tim verifikasi datang ke Kota Salatiga adalah dalam rangka melaksanakan tugas verifikasi STMB. “Seperti diketahui bahwa STBM ( Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) merupakan pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. STBM sendiri menekankan pada 5 (lima) perubahan perilaku hygienis, yang biasa dikenal sebagai 5 pilar STBM. Yaitu  pertama tidak buang air besar disembarang tempat, kedua Mencuci tangan dengan sabun dan dengan air yang mengalir, ketiga mengelola air minum rumah tangga, keempat, Mengola sampah rumah tangga, kelima, Mengolah limbah cair rumah tangga. Untuk bulan kemarin Kota salatiga sudah diverifikasi untuk BABS dan dinyatakan 100% bebas BABS.” Kata Zuraidah.

“Kedepan semoga semua bisa diverifikasi dan kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik” tutup Zuraidah.

Setelah beraudiensi dengan Walikota tim verifikasi melanjutkan dengan peninjauan ke sekolah, bank sampah dan kampong iklim Kota Salatiga