Walikota Salatiga Yuliyanto SE, MM, sangat mengapresiasi terselenggaranya Silaturahmi Keroncong Nusantara (SKN) yang diselenggarakan di Kota Salatiga. Dengan hadirnya pegiat seni musik keroncong dari berbagai daerah, bahkan dari negara-negara serumpun, semakin menunjukkan eksistensi musik keroncong sebagai musik yang khas dari Indonesia.

“Saya, secara pribadi maupun Pemerintah, menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh pegiat musik keroncong di Nusantara, yang melangsungkan kegiatan sarasehan dan silaturahmi di Kota Salatiga. Semoga komitmen kita dalam melestarikan musik keroncong sebagai seni musik khas Indonesia, dapat membuat musik keroncong semakin dikenal dan abadi sepanjang masa,” tutur Walikota, saat membuka Silaturahmi Keroncong Nusantara Kedua, di halaman Rumah Dinas Walikota, Minggu 21/7/2019.

Selanjutnya, Walikota juga menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat datang kepada pegiat musik keroncong dari Malaysia dan negara-negara serumpun yang turut hadir dan memeriahkan kegiatan SKN dan sarasehan keroncong di Kota Salatiga.

“Sebuah kebanggan bagi kami, pada malam ini sudah ditunjukkan bahwa musik keroncong masih diminati oleh kawula muda, pelajar, bahkan anak-anak. Ini menunjukkan kepedulian orang tua yang mau menularkan ilmunya kepada anak-anak,” ujar Yuliyanto.

Sebagaimana dikatakan Galuh selaku Ketua Panitia dalam laporannya bahwa, SKN pertama telah berlangsung di Sriwedari Solo pada tahun 2017. SKN pertama tersebut telah mendorong para pegiat seni keroncong di Indonesia untuk menggelar SKN kedua di Kota Salatiga, untuk memberi wadah kepada komunitas pegiat keroncong se-Indonesia dan negara tetangga, seperti Brunei, Malaysia, dan Singapura.

“Kegiatan Silaturahmi Keroncong Nusantara kedua di Salatiga ini sekaligus untuk mendeklarasikan musik keroncong sebagai kesenian yang lahir di Indonesia dan kami, para pegiat keroncong, berkomitmen untuk melestarikannya,” ujar Galuh.