Balaikota – ASN Kota Salatiga yang masuk purna tugas per 1 Agustus 2018, diharapkan untuk tetap berkarya tanpa mengenal usia. Karena sebuah dedikasi dan pengabdian perlu dilakukan secara berkesinambungan.

“  Ini merupakan bentuk apresiasi kepada ASN yang telah berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik sampai purna tugas dengan torehan prestasi yang sangat membanggakan. Saya harap, untuk tetep berkarya dan  tidak mengenal usia dalam berkarya di tengah-tengah masyarakat, “ Jelas Sekda Kota Salatiga Drs. Fakruroji saat memberikan sambutan pada apel luar biasa di halaman Pemkot Salatiga, Senin (30/7). Menurutnya, hal ini juga  bisa dijadikan motivasi dan semangat bagi ASN yang masih aktif bekerja. Dirinya mengajak  untuk terus berupaya, bekerja dan berprestasi lebih baik lagi.

“ Mudah-mudahan apa yang telah didedikasikan kepada pemerintah Salatiga bisa bermanfaat. Hal ini menjadi semangat kita, bahwa apa yang kita lakukan saat ini adalah bagian dari amal yang suatu saat nanti akan kembali ke diri kita masing-masing,” beber Fakruroji.

Dirinya juga mencontohkan salah satu ASN yang akan mengakhiri masa kerjanya per 1 Agustus 2018 nanti yakni Sri Ida Pudji Astuti, SE, MM selaku sekretaris dinas pangan Kota Salatiga. Dengan berakhirnya tugas bukan berarti harus berhenti beraktifitas, justru harus lebih semangat lagi dalam kegiatan lain di luar pemerintah.

“ Selamat mengabdi di tempat lain dan terus berkarya. Srikandi ini telah mengabdi selama 37 tahun  dan itu bukan waktu yang pendek. Semangat mengabdi ini setidaknya akan terus dibawa sampai akhir dan modal dalam pengabdiannya ke dalam  masyarakat,” Pungkasnya.

Sri Ida Pudji Astuti, SE, MM selaku sekretaris dinas pangan kota Salatiga juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Kota Salatiga. Menurutnya meskipun sudah purna tugas, namun pengabdian juga akan terus dilakukan dalam komunitas dan forum lain.

“ Saya mohon pamit. Saya telah mengabdi selama 37 tahun 5 bulan. Selama ini sudah banyak  kehilafan yang pernah saya buat, malas untuk bersyukur, maka dalam kesempatan yang baik ini saya memohon maaf sebesar-besarnya. Saya juga bersyukur bisa mengakhiri karir sebagai ASN dengan baik, selamat dan sehat,” Tutur Ida.

Selain Sri Ida Pudji Astuti, SE, MM selaku sekretaris dinas pangan, ada beberapa ASN yang akan mengakhiri masa kerjanya yakni Marsono dari BKDIKLATDA, Sujarno dari BKD, Tugiman dari DPUPR, Mardi Siswanto dari inspektorat, Sumadi dari kecamatan Sidomukti, Siti chotimah dari kecamatan Sidorejo. Kemudian dari dinas pendidikan diantaranya Siti Roikhatun, Siti Halifah, Subiyarti, Sutrino, Martha Retno, Kintaka Warsa, Kusnanto, dan Juhartono.