Sebanyak 8 atlet master perwakilan Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI) Kota Salatiga membawa kabar gembira kepada Walikota dan Wakil Walikota Salatiga, Selasa (22/8). Ditemui di Rumah Dinas Walikota, PAMI menunjukan perolehan prestasi pada ajang 7th Indonesia Masters Open Atlethics Championships 2017 yang diadakan di Bandung pada tanggal 5-6 Agustus 2017.

Dari 12 atlet PAMI Kota Salatiga yang berangkat dalam kejuaraan internasional tersebut, berhasil mendapatkan sebanyak 32 medali diantaranya terdiri dari 5 medali emas, 18 medali perak dan 9 medali perunggu.  Berkat medali yang telah didapatkan tersebut, PAMI Kota Salatiga menyumbang prestasi Jawa Tengah sehingga berhasil menduduki peringkat 4 dengan perolehan medali sebanyak 34 medali emas, 36 medali perak dan 34 medali perunggu. Sedangkan posisi peringkat pertama berhasil diraih oleh Provinsi Jawa Barat, kedua DKI Jakarta dan ketiga Jawa Timur. Kompetisi ini diikuti oleh 14 wilayah termasuk perwakilan dari Malaysia, Srilanka, Singapura, Brunai Darusalam dan Finlandia.

Siti Fatimah salah satu altet mengungkapkan bahwa PAMI bertanding dalam ajang tersebut dengan membawa nama Kota Salatiga. Namun perolehan prestasi yang diperoleh digabung dengan perolehan medali oleh seluruh Kota/Kabupaten se-Jawa Tengah yang ikut dalam ajang lomba tersebut.

“Meskipun usia kami tidak lagi muda, namun semangat kami untuk mengharumkan nama Salatiga di kancah atletik masih tinggi, untuk itu kami meminta dukungan kepada Walikota dan jajarannya, agar nanti pada event-event selanjutnya seperti SMAC 2018 kami dapat meraih prestasi lebih baik. Jika kemarin kami mendapat juara 3, tahun 2018 nanti target kami menjadi juara 1,” terang atlet senior yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah  SDN Salatiga 08.

Walikota Salatiga yang didampingi oleh Wakil Walikota Salatiga mengucapkan selamat kepada para atlet veteran sekaligus berterimakasih atas prestasi yang membanggakan bagi Kota Salatiga. “Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas perolehan prestasi ini, semoga semangat luar biasa para atlet master dapat ditularkan kepada generasi berikutnya untuk terus meraih prestasi-prestasi di bidang olahraga pada umumnya sehingga Kota Salatiga semakin dikenal sebagai Kota Olahraga,” lanjut Yuliyanto.

Walikota juga mengungkapkan bahwa pemerintah senantiasa mendukung kegiatan atletik. Hal ini ditunjukan melalui pengaanggaran dana hibah kepada KONI Salatiga yang pada tahun ini mencapai 1,5 Miliar pada APBD Tahun Anggaran 2017 dan APBD Perubahan sebanyak 1,196 Miliar.