Untuk menyampaikan arti penting Sustainable Development Goals (SDGs) serta sebagai salah satu upaya mewujudkan kota cerdas (Smart City), Pemerintah Kota Salatiga melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Salatiga menggelar Lokakarya Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur di Ruang Kaloka, Gedung Setda, Rabu 30/08.

Lokakarya yang dibuka oleh Walikota Salatiga, Yuliyanto ini menghadirkan 2 narasumber antara lain: Dosen Program Studi Pembangunan Wilayah Fakultas Geografi Univeristas Gajah Mada, Dr. Rini Rachmawati, S.Si, MT dan Asisten Administrasi dan Umum Setda Kota Salatiga, Fakruroji. Bertindak selaku moderator adalah Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi UKSW Salatiga, Drs. Daru Purnomo, M.Si.

Walikota berharap agar lokakarya tersebut dapat dijadikan sarana pembahasan isu-isu strategis Kota Salatiga untuk kemudian dapat mendukung penyusunan RPJMD Kota Salatiga tahun 2017-2022.

“Sesuai dengan fokus RPJMD Kota Salatiga tahun 2017-2022 yaitu Penataan Wajah Kota, pemahaman terhadap SDGs menjadi salah satu elemen penting, mengingat salah satu tujuan SDGs pada poin ke-11 yakni membuat kota dan pemukiman penduduk yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan,” jelas Walikota.

Kepala Bagian Organisasi Setda, Hartoyo dalam laporannya mengatakan bahwa acara tersebut diikuti setidaknya 90 undangan dari berbagai unsur seperti Kepala Organisasi Perangkat Daerah sampai dengan Kepala UPTD, akademisi, komunitas lokal, tokoh masyarakat dan pelaku usaha.

Ia berharap agar lokakarya ini akan ditindaklanjuti dengan upaya sinergis dalam mengembangkan inovasi maupun memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dengan stakeholder. “Tindaklanjut ini penting untuk dilakukan sebagai salah satu upaya mewujudkan penataan wajah kota yang komprehensif sebagai prioritas RPJMD Kota Salatiga 2017-2011,” jelas Hartoyo.

Dalam kesempatan tersebut, Kabag Organisasi juga berpamitan. Pasalnya terhitung 1 September 2017 dirinya akan memasuki masa purna tugas. (sg)