Untuk pertama kalinya SD negeri se-Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga adakan manasik haji. Kegiatan atas prakarsa Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) tersebut dipimpin oleh siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga. Pelajaran praktik haji  dilaksanakan di Kampus SD Muhammadiyah Plus Dukuh Salatiga, 11/11.

Tak kurang dari 500 siswa turut dalam praktuk rukun Islam ke-5 tersebut. Siswa yang bertindak sebagai bilal M Naufal, imam sholat qodlo dzuhur dan ashar Arya Restu Bayu Aji, dan khotib wuquf di padang Arafah Wildan Mauzakawali S.

M. Thowil Selaku ketua KKG PAI Kecamatan Sidomukti dalam laporannya menerangkan bahwa manasik haji tersebut diikuti oleh 500 siswa dari 19 SD Negeri dan Swasta di Kecamatan Sidomukti. “Meski baru pertama kali manasik ini dalakukan seperti riilnya berhaji. Sejak awal siswa dikondisikan berangkat dari Bandara Adi Sumarmo menuju Jedah. Selanjutnya ke Makah dan melaksanakan rukun haji sebagaimana mestinya. Saya sampaikan terima kasih kepada kepala Satuan Pendidikan (Satdik) Kecamatan Sidomukti yang telah mersetui kegiatan ini. Harapannya siswa SD bisa praktik manasik haji seperti sekolah MI, TK/RA di bawah naungan Kemenag,” tutur M. Thowil.

Sementara kepala Satdik Kecamatan Sidomukti Ninuk Sri Rejeki bersyukur karena sekolah dasar di lingkungannya bisa melaksanakan manasik haji. “Harapannya kegiatan ini bisa dilakukan rutin tiap tahun, agar para siswa memahami sekaligus praktik haji. Semoga anak-anak kelak bisa naik haji semua. Hal ini juga dapat memotifasi para siswa dalam belajar khusunya tentang haji dan pelajaran keagamaan pada umumnya. Tidak lupa saya haturkan terima kasih kepada keluarga SD Muhammadiyah Plus Salatiga yang berkenan memfasilitasi tempat untuk kegiatan,” sambut Ninuk.

Niko H siswa dari SD Muhammadiyah Plus Salatiga yang turut mengaku telah dua kali mengikuti kegiatan serupa. “Saya sudah paham dan hafal urutan rukun haji beserta praktik manasiknya. Kalau bacaan dan doa belum hafal semua,” ungkapnya.