SALATIGA – Tidak seperti urusan keuangan ataupun kepegawaian yang selalu mendapatkan perhatian, urusan kearsipan serta aset seringkali dipandang sebelah mata atau disepelekan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah. Padahal kearsipan merupakan urusan yang penting tidak hanya saat pemeriksaan, tapi juga merupakan sumber informasi, bahan perencanaan, serta pengembangan sebuah organisasi.

“Ada kecenderungan bahwa arsip dan juga aset ini dipandang sebelah mata, tidak seperti urusan laporan keuangan ataupun kepegawaian. Padahal arsip merupakan sumber informasi, bahan perencanaan dan pengembangan organisasi. Bahkan ketertiban kearsipan juga merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung reformasi birokrasi yang sedang didorong oleh Pemerintah Pusat. Karenanya saya minta kepada SKPD agar urusan arsip tidak disepelekan,” tandas Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Drs. Fakruroji saat membuka sekaligus memberikan materi dalam Rapat Koordinasi Kearsipan yang digelar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Salatiga, Kamis 25/07.

Sekda menyadari bahwa penyelenggaraan kearsipan di SKPD masih menemui beberapa permasalahan. Namun demikian, ia mengatakan bahwa SKPD selaku entitas mempunyai tanggungjawab terhadap penyelenggaraan semua hal pendukung SKPD, seperti kearsipan, pencatatan aset, laporan keuangan sampai dengan kepegawaian. Pengelolaan kearsipan dengan baik, aman dan tidak rusak adalah sebuah keharusan. Karenanya kearsipan idealnya ditangani oleh tenaga fungsional khusus yang menangani kearsipan.

“Untuk penyelenggaraan kearsipan yang baik, unsur yang harus bersinergi antara lain pimpinan sebagai pencipta arsip, petugas kearsipan atau arsiparis, sarana kearsipan dan juga pejabat struktural. Kearsipan sendiri berfungsi sebagai pusat ingatan, sumber informasi serta sebagai alat pengawasan,” jelas Sekda dalam paparan berjudul Optimalisasi Sumber Daya Kearsipan di Perangkat Daerah Kota Salatiga.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda juga menyampaikan apresiasi terhadap SKPD yang telah melaksanakan penyelenggaraan kearsipan dengan baik, yaitu Bapelitbangda, BKDiklatda, DPMPTSP dan Sekretariat Dewan.

Selain Sekda, bertindak selaku narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain: Kabid Kearsipan Dinas Persip, Sri Suwasty, SS, MH dengan materi Regulasi Pengolahan Arsip Inaktif dan Sistem Kearsipan Dinamis, dan Kabid Pembinaan dan Pengembangan Suryanto, SH dengan materi Manajemen Arsip Inaktif dan Penyusutan Arsip. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat struktural dan petugas kearsipan pada SKPD di Lingkungan Pemkot Salatiga. (sg)