BALAIKOTA – Paham radikalisme sangat bertentangan dengan iklim toleransi yang selama ini terjaga di Kota Salatiga. Namun demikian, seluruh masyarakat diharapakan untuk senantiasa waspada, mawas diri dan peduli dengan lingkungan sekitar dalam rangka pencegahan radikalisme. Dan hal tersebut dapat dilakukan mulai dari keluarga dan lingkungan.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Drs. Fakruroji saat membuka kegiatan Sarasehan Manajemen Masjid dan Upaya Pencegahan Terorisme Tingkat Kota Salatiga Tahun 2019 di Lt. 4 Gedung Setda Kota Salatiga, Selasa 12/11/2019.

“Kita semua tentu ingin agar Kota Salatiga selalu menjadi kota yang aman, damai dan guyub tanpa adanya konflik dan perpecahan. Iklim toleransi yang selama ini terjaga tentu sangat bertentangan dengan paham radikalisme. Mari kita bersama-sama membentengi diri dan lingkungan kita dari paham yang tidak sejalan dengan perdamaian dan toleransi, paham yang berpotensi merusak persatuan dan kesatuan, baik itu dibalut dengan nilai-nilai agama, sosial maupun politik,” kata Sekda.

Sekda mengatakan bahwa upaya pencegahan terus menerus dilakukan, namun hal tersebut tidak dapat dilakukan hanya oleh Pemerintah, TNI dan Polri saja. Melainkan perlu melibatkan peran serta seluruh unsur masyarakat.

“Karenanya, kita harus selalu waspada, mawas diri dan peduli dengan lingkungan sekitar. Terorisme harus kita cegah dan kita lawan. Agar tidak lahir embrio-embrio baru yang berpotensi menjadi jaringan yang besar. Cegah radikalisme mulai dari keluarga dan lingkungan kita sendiri,” jelas Fakruroji.

Sementara itu dalam laporan Ketua Penyelenggara Kegiatan yang dibacakan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Salatiga, Drs. BPH. Pramusinta, M.Kes disampaikan bahwa peserta kegiatan adalah 100 orang yang terdiri dari tokoh agama, unsur organisasi masyarakat dan perangkat daerah terkait.

“Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini adalah Sekda Kota Salatiga, Drs. Fakruroji sekaligus membuka kegiatan dan Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Salatiga, KH. Dr. Agus Suaidi, Lc, MA,” pungkas Pramusinta.(sg)