SEMARANG – Kota Salatiga memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan LHP LKPD diserahkan Ketua BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Hery Subowo kepada Walikota Salatiga, Yuliyanto didampingi Wakil Ketua DPRD Salatiga, Fathurrahman, di Gedung Pertemuan BPK Perwakilan Provinsi Jateng, Jumat (26/5).

Prestasi yang telah dinantikan selama bertahun-tahun ini diraih setelah BPK selesai memeriksa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Salatiga Tahun Anggaran 2016. Hal ini menjadi monumental karena sejak tahun 2006 Pemkot Salatiga mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Walikota mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja dari seluruh jajaran Pemkot Salatiga. “Saya sampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Pemkot Salatiga yang telah bekerja keras dalam rangka tata kelola keuangan dan aset daerah yang lebih baik,” kata Yuliyanto.

Walikota mengingatkan agar prestasi ini tidak hanya bisa diraih, tapi juga dipertahankan untuk tahun-tahun yang akan datang. “Saya berharap agar prestasi ini menambah semangat Pemkot Salatiga supaya ke depan semakin transparan dan terbuka,” harap Walikota.

Terpisah, Pj Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Sri Wityowati mengatakan bahwa pengelolaan aset telah menjadi perhatian khusus bagi Pemkot Salatiga dalam upaya menuju WTP. “Pengelolaan aset atau barang milik daerah telah menjadi PR bagi Pemkot Salatiga. Saya ucapkan terimakasih karena usaha dari OPD seperti Dinas Pendidikan, Rumah Sakit Umum Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan OPD lainnya, sampai kepada para pengurus barang di masing-masing OPD sehingga WTP ini bisa kita raih bersama,” kata Pj. Sekda.

Selain Kota Salatiga, 4 daerah lain juga memperoleh opini WTP dari BPK. Keempat daerah tersebut adalah Kabupaten Boyolali, Grobogan, Purworejo dan Batang. (sg)