JAKARTA – Kota Salatiga kembali memperoleh penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk keempat kalinya. Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Asiten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekda Kota Salatiga Daryadi mewakili Pj Walikota Salatiga di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa 31/01.

Ikut mendampingi Asisten Ekbang dalam acara tersebut adalah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga Ady Suprapto serta Kasat Lalu Lintas Polres Salatiga AKP Edy Sutrisno. Ady Suprapto menjelaskan bahwa penghargaan WTN yang diterima kali ini merupakan Piala WTN kategori Lalu Lintas.

“Sejak tahun 2011, Kota Salatiga telah mengikuti Lomba WTN dan sampai sekarang telah mendapat Piala WTN berturut-turut dari tahun 2013, 2014, 2015 dan yang sekarang diterimakan adalah penilaian tahun 2016, dengan kategori yang sama yaitu Kategori Lalu Lintas. Sedangkan pada tahun 2011, Kota Salatiga mendapat sertifikat WTN, dan pada tahun 2012 mendapat Plakat WTN,” urai Ady Suprapto.

Lebih lanjut, Kepala Dishub Kota Salatiga menjelaskan bahwa tim penilai WTN telah melaksanakan penilaian pada tanggal 20-21 Juli 2016 lalu. Dari peninjauan lapangan tim penilai WTN, diketahui bahwa sarana angkutan umum sudah sesuai ketentuan. “Kekurangan ada pada angkutan umum tidak dalam trayek belum dilengkapi dengan daftar tarif. Prasarana jalan dan fasilitas perlengkapan jalan sudah baik, namun masih ada kekurangan pada fasilitas pejalan kaki karena masih ada bangunan bak sampah, timbunan material, sampai kios pedagang,” jelas Ady Suprapto.

“Selain itu, kedisiplinan pengguna jalan masih rendah, misalnya pengemudi angkota menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat. Sedangkan dari sisi pelayanan masyarakat di bidang lalu lintas sudah cukup baik,” katanya.

Sementara itu, Asisten Ekbang Sekda berharap agar untuk tahun 2017 dan tahun-tahun berikutnya Kota Salatiga dapat meraih prestasi yang lebih tinggi. “Penataan sistem manajemen transportasi harus tetap diutamakan, hal ini dimaksudkan agar pertumbuhan Kota Salatiga dapat berjalan beriringan dengan lalu lintas yang berjalan tertib, lancar, dan aman. Komitmen bersama, perencanaan, anggaran, kelembagaan serta Sumber Daya Manusia mutlak diperlukan untuk mewujudkan hal tersebut,” pungkas Daryadi. (sg)