JAKARTA – Salatiga kembali meraih Adipura. Adipura tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar kepada Walikota Salatiga, Yuliyanto, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu Malam 02/08.

Walikota mengatakan bahwa adipura tersebut merupakan hasil kerja keras dari seluruh masyarakat Kota Salatiga. “Terimakasih kepada seluruh masyarakat Salatiga, rekan-rekan di bidang kebersihan terutama pasukan kuning (petugas kebersihan), bank sampah dan lain-lain. Semoga ke depan akan semakin meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat Kota Salatiga untuk selalu menjaga kebersiha lingkungan,” kata Walikota.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Salatiga, Prasetyo Ichtiarto mengatakan bahwa penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup ini merupakan penghargaan yang kedua kalinya secara berurutan. “Penghargaan di bidang lingkungan hidup terkait dengan penataan kota, keindahan, penghijauan, pengendalian pencemaran dan kerusakan Lingkungan Hidup (LH) serta pembangunan LH yg berkelanjutan,” terang Prasetyo Ichtiarto.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Salatiga mendapat adipura pada tahun 1994, kemudian baru 2015 mendapatkan sertifikat adipura, tahun 2016 mendapat adipura kirana dan tahun 2017 memperoleh adipura.

“Ada perbedaan pada tahun 2016 dan 2017 ini. Pada tahun 2016 ada kategori adipura paripurna, adipura kirana, adipura buwana, sertifikat dan plakat. Sedangkan tahun 2017, ada adipura kencana, adipura, sertifikat dan plakat. Kita ini mendapat adipura,” jelas Prasetyo.

Prasetyo Ichtiarto mengatakan bahwa Kota Salatiga masih memiliki PR, yaitu pembenahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Tempat Pengolahan  Sampah Terpadu (TPST) 3 R, Bank Sampah dan penataan kota. “Jika adipura bisa dipertahankan dan semakin meningkat pada tahun 2018 atau 3 kali berturut-turut, akan menentukan Kota Salatiga menuju adipura kencana pada tahun 2019,” pungkas Prasetyo Ichiarto. (sg)