Sebagai bagian dari Jawa Tengah, Kota Salatiga turut melaksanakan deklarasi Anti Radikalisme Agama, Radikalisme Sekuler dan Terorisme. Deklarasi masyarakat Jawa Tengah tersebut dibacakan dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-67 Provinsi Jawa Tengah di halaman Pemerintah Kota Salatiga, Selasa (15/7).

Upacara yang digelar secara khidmat dan dihadiri oleh seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga. Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Walikota Salatiga, Yuliyanto.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Walikota Salatiga, di katakan bahwa tujuan deklarasi adalah sebagai bukti bahwa Jawa Tengah berada pada garda terdepan dalam melawan radikalisme dan terorisme. Bukan hanya itu, diharapkan deklarasi bukan hanya sekedar suara keras atau tanda tangan saja namun dapat ditindak lanjuti dengan karya dan aksi nyata.

Dalam sambutan tersebut, Walikota memaparkan capaian-capaian prestasi Provinsi Jawa Tengah selama satu tahun baik di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur, perumahan, pertanian hingga inovasi-inovasi di berbagai bidang pemerintahan.

Namun meskipun demikian, sebagai penutup, Gubernur Jawa Tengah mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk bergandengan tangan dan bekerja bersama dalam membangun Jawa Tengah yang aman, tertib, damai dan sejahtera.