SIDOMUKTI – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Cabang Kota Salatiga mengeluhkan jumlah anggota yang semakin berkurang, karena tiap tahun ada yang meninggal. Demikian ungkap Ketua PWRI Taryono Pitoyo saat melakukan audiensi dengan Pj Walikota Achmad Rofai di ruang kerja 8/2.

“Bapak walikota, kami adalah organisasi yang anggotanya terdiri dari para pensiunan pegawai negeri di lingkungan pemerintah Kota Salatiga. Sistem keanggotaan kami selama ini ada anggota aktif mendaftar, namun akhir-akhir ini jumlah anggota kami menyusut drastis karena banyak yang almarhum mendahului kami.Mohon arahan bapak agar setiap pegawai yang pensiun bisa aktif di PWRI, sekarang anggota yang aktif sebanyak 780 personil,” terang Taryono Pitoyo.

Audiensi PWRI yang diwakili 6 orang pengurus tersebut diterima langsung oleh Pj Walikota, Kabag Humas dan Protokol Sri Satuti, dan Kun Prasetyono dan Susi Lastuti dari Badan Kesbangpol Salatiga. Selain mengenalkan struktur organisasi, kiprah serta program kerjanya, PWRI juga mohon dukungan karena dalam waktu dekat akan mengadakan Gebyar PWRI.

Selanjutnya Pj Walikota berkenan memberikan ruang seluas-luasnya bagi PWRI untuk melakukan proses rekrutmen anggota. “Mungkin para pensiunan enggan mendaftar PWRI karena sudah sibuk dengan kegiatan keluarga atau tidak ingin tambah sibuk kembali. Ya, nanti PWRI bisa turut berperan dalam pembekalan pensiun agar para calon pensiunan paham dan mau bergabung dalam wadah PWRI,” Achmad Rofai memberikan solusi.

Taryono Pitoyo juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan bazar PWRI nantinya akan digelar berbagai acara antara lain; senam bersama, jalan sehat dan bazar .”Kegiatan kita rencanakan antara bulan Juli-Agustus 2017 ini. Acara tersebut sengaja kita kemas dari wredatama (pensiunan) untuk wredatama. Jadi semua yang menggelar para pensiunan dan pesertanya semua pensiunan, yang juga menarik nanti juga diadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi wredatama,” imbuhnya. fhm