Setelah pemilihan kepala daerah yang sarat akan kepentingan, handaknya masyarakat tidak terkotak-kotak berdasarkan suku, agama, ras ataupun golongan. Semua pihak diharapkan untuk menjaga kerukunan, kembali duduk bersama, bekerja bersama membangun Jawa Tengah.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Pj Walikota Salatiga, Achmad Rofai saat membuka kegiatan Saresehan Pemeliharaan Keharmonisan dan Kerukunan Antar Umat Beragama di Gedung Wisma Kasih Sinode GKJ, Salatiga, 16/05.

“Seperti halnya di Kota Salatiga yang kebhinnekaannya tinggi dan toleransi sangat terjaga, saya mengajak semua pihak untuk selalu berkomitmen menjaga keutuhan NKRI, jaga kerukunan antar umat beragama,” kata Pj Walikota.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Panitia Kegiatan, Ucok Silalahi. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini mengambil tema “Peran tokoh agama dalam menjaga kebhinnekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi keutuhan NKRI”.

Kegiatan yang merupakan kerjasama antara Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah dan Forum Komunikasi Kristiani Indonesia Provinsi Jawa Tengah ini diikuti oleh setidaknya 75 peserta yang berasal dari berbagai unsur di Jawa Tengah.

Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini antara lain: H.M. Zulfa Machasin, M.Ag dari IAIN Salatiga, Pendeta Eko Budianto dari Tokoh Kristiani, Romo Aloysius Budi dari Tokoh Katholik, AKBP I Nengah Wirta Darmayana, SH,MH dari Polda Jateng dan juga Drs. Rukma Setya Budi dari DPRD Provinsi Jateng.

Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Pernyataan Bersama untuk menjaga toleransi beragama demi keutuhan NKRI. (sg)