BALAIKOTA – Memperingati Hari Kartini ke-140 Tingkat Kota Salatiga, enam perempuan tangguh mendapatkan apresiasi berupa tali asih dan penghargaan dari Pemkot Salatiga melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua TP PKK Kota Salatiga, Ny. Titik Kirnaningsih Yuliyanto dalam rangkaian Upacara Hari Kartini tingkat Kota Salatiga di Halaman Pemkot, Rabu, 24/04/2019.

Ke-enam perempuan tangguh tersebut adalah Painem dan Giarti yang merupakan buruh panggul, Yuliami dan Parti yang merupakan petugas parkir serta Siti Suparti dan Suparni yang merupakan petugas kebersihan. Selain itu, diserahkan pula penghargaan kepada pengurus PKK Kota Salatiga antara lain: Slamet Riyadi, SH, Windarti, Sri Sukartini, Juniyati, Winarni dan Dariyah.

“Kami juga akan memberikan tali asih kepada buruh panggul perempuan, juru parkir perempuan, serta petugas penyapu jalan perempuan. Saya sangat mengapresiasi apa yang telah ibu-ibu ini kerjakan selama ini. Pada dasarnya, semua perempuan terlahir kuat, semua perempuan terlahir tangguh. Apapun profesi kita, selama kita lakukan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, tentu akan bermanfaat bagi orang-orang di sekitar kita,” kata Ny. Titik Kirnaningsih dalam amanatnya.

Ketua TP PKK Kota Salatiga ini juga berpesan agar perempuan senantiasa menjaga situasi yang harmonis dengan seluruh anggota keluarga. “Meskipun menjadi ibu yang bekerja sejak pagi hingga sore, kemudian di rumah masih harus mengurus pekerjaan rumah tangga, namun menjaga agar keluarga tetap harmonis harus menjadi prioritas utama,” pesannya.

Ny. Titik Kirnaningsih juga berpesan agar perempuan tidak hanya meningkatkan kualitas diri dengan pengetahuan, namun juga harus membentengi diri dengan ilmu agama yang kuat. Hal ini penting karena agama yang kuat adalah pusat dari segala macam kebaikan, keselarasan dan keharmonisan hidup.

Ia mengatakan bahwa Kartini tak harus berkonde dan berkebaya, tetapi lebih ke arah bagaimana dapat melanjutkan semangat dan cita-cita RA Kartini yang visioner, yang dapat diwujudkan kaum perempuan melalui peningkatan kualitas diri, keluarga, bangsa dan negara.

Dalam upacara Hari Kartini tersebut semua peserta upacara mengenakan kebaya dan beskap, serta semua petugas upacara adalah perempuan. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Walikota Salatiga, Yuliyanto, Wakil Walikota Salatiga Muh Haris beserta Ibu, Jajaran Forkopimda Kota Salatiga, Kepala SKPD dan juga ASN di lingkungan Pemkot Salatiga.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan pula tali asih kepada Pengurus PKK yang mengantarkan anaknya sebagai Hafiz Quran antara lain: Yayuk Mothoin, Siti Komariyah dan juga Titik Anggraini.(humas-sg)