Salatiga(8/8), Menyatu dengan alam, artinya menghargai pentingnya keselarasan antara manusia dengan alam demi kelangsungan hidup penghuni bumi dan keindahan alam, memperlakukan alam secara proporsional, tidak primitif hanya mau mengeruk keuntungan daripadanya saja, tetapi harus dalam perspektif “Perlindungan Terhadap Lingkungan”, demikian disampaikan oleh Walikota Salatiga menyambut Apel Luar biasa, yang digelar dihalaman Taman Kota Bendosari oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga.

Kita juga harus bersyukur bahwa pada tanggal 2 agustus lalu kita berhasil mendapatkan penghargaan yang berkaitan dengan lingkungan hidup terkait dengan penataan kota, keindahan, penghijauan, pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup serta pembangunan lingkungan hidup yang berkelanjutan., yaitu ADIPURA, untuk itu saya mengucapkan selamat dan terima kasih atas kerja keras semua pihak, termasuk masyarakat yang sudah mendukung program lingkungan yang dicanangkan oleh pemerintah, lanjut walikota.

Terkait dengan penghargaan yang diperoleh, salah satu indikator dalam penilaian adalah pengelolaan sampah. Dari tahun ke tahun Pemkot Salatiga telah menganggarkan melalui APBD, untuk penataan dan kebutuhan peralatan penunjang pengelolaan sampah. TPA yang ada saat ini masih focus terhadap pengolahan sampa organic menjadi pupuk, yang hasilnya masih sebatas dibagikan kepada masyarakat saja. Saat ini volume sampah di Kota Salatiga sudah lebih dari 150 ton/hari.

Di sisi lain Pemkot juga mendorong pengelolaan sampah mandiri oleh masyarakat melalui 35 bank sampah, yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat, serta pembentukan kampung tematik, seperti kampung ramah lingkungan.

Peringatan hari Lingkungan Hidup Sedunia kali ini di ramaikan dengan serangkaian kegiatan, yaitu lomba gambar tingkat SD, lomba melukis tong sampah tingkat SMA, lomba poster tingkat SMP, serta lomba daur ulang sampah khusus untuk warga Kota Salatiga. Selain itu juga ada replika bus ESTO yang terbuat dari 3000 botol air mineral, penyerahan secara simbolis seragam petugas kebersihan dan pelepasan burung oleh anggota forkopimda Kota Salatiga.