BALAIKOTA – Dalam menyusun Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) hendaknya melaporkan capaian secara transparan dan akuntabel, serta tidak melakukan copy paste dari dokumen tahun sebelumnya.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga, Fakruroji saat membuka Pelatihan Penyusunan LPPD Kota Salatiga Tahun 2017 di Ruang Plumpungan Gedung Setda Kota Salatiga Lantai 4, Selasa 28/11.

Dalam sambutannya, Sekda menjelaskan bahwa LPPD merupakan wujud pencapaian kebijakan, akuntabilitas dan transparansi, sekaligus merupakan alat ukur keberhasilan pemerintah daerah.

“Dari laporan LPPD yang dikirim ke pusat, ternyata Kota Salatiga di tingkat nasional mengalami penurunan ranking. Pada tahun 2014 kita berada di peringkat 13, tahun 2015 turun di peringkat 16 dan pada tahun 2016 kembali turun di peringkat 36 meskipun skor dan status LPPD kita relatif stabil yaitu berstatus sangat tinggi,” ungkap Sekda Kota Salatiga.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kabupaten kota lain pun saling berlomba untuk meningkatkan kinerja. “Karenanya Saya mengajak kepada seluruh OPD untuk terus meningkatkan kinerja dan melaporkan capaiannya secara transparan dan akuntabel, serta tidak melakukan copy paste dari tahun sebelumnya. Hal ini menjadi penting agar laporan tersebut dapat digunakan sebagai bahan masukan pembuat kebijakan yang tepat sasaran,” kata Fakruroji.

Sementara itu dalam laporan ketua panitia yang dibacakan oleh Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Salatiga, Tatik Rusmiati disebutkan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kemampuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menyusun Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) sehingga penyusunannya lebih cepat, berhasil dan berdaya guna serta tepat sasaran.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendukung kebijakan pemerintah Kota Salatiga dalam rangka penyusunan LPPD. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempermudah pengumpulan data dukung untuk penyusunan LPPD secara online,” ungkap Tatik Rusmiati.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari yaitu Selasa 28/11 dan Rabu 29/11 di Gedung Setda Kota Salatiga. Kegiatan tersebut diikuti oleh 60 peserta yang merupakan tim yang ditunjuk dari seluruh OPD di Pemkot Salatiga.

Sedangkan narasumber yang dihadirkan antara lain; Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Salatiga, Kepala Bagian Otonomi Daerah pada Biro Pemerintahan Otda dan Kerjasama Setda Provinsi Jawa Tengah, Unsur Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah dan unsur PT DINUSTEK Semarang. (sg)