Salatiga(28/5), Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan salah satu Bank Pemerintah Daerah meluncurkan Program Smart Resources, di Gedung Pramuka komplek perkantoran Dinas Pendidikan Kota Salatiga. Menurut Kadisdik Yuni Ambarwati program tersebut ditujukan agar peserta didik berkebutuhan khusus mendapatkan kesempatan yang luas untuk mendapatkan  pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya dalam sekolah regular. “ Jadi program ini ditujukan agar anak-anak yang berkebutuhan khusus dapat tetap belajar di sekolah regular, sehingga sekolah regular wajib menerima anak –anak tersebut” ujar KaDisdik.  Pasca di deklarasikannya Salatiga sebaga Kota Inklusif pada tahun 2012 lalu, penyelenggaraan pendidikan inklusi di Kota Salatiga dianggap masih belum optimal, maka dari itu harus di susun satu kebijakan untuk mengatiasi hal tersebut. Oleh karena itu maka pemerintah Kota Salatiga mengeluarkan Peraturan Walikota no. 12 Tahun 2019 tentang Unit Layanan Disabilitas Bidang Pendidikan Inklusif /SRC Kota Salatiga,  lanjut yuni.

divisi komunikasi dan informasi, divisi layanan identifikasi, divisi layanan kesehatan dan terapi, divisi layanan psikologi, divisi kelembagaan dan pengembangan serta divisi supervisi dan monitoring, sehingga kesulitan maupun halangan yang ditemui di perjalanan dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif dapat segera teratasi, terang Yuni.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Kota Salatiga , Drs. Fakruroji mewakili Walikota Salatiga, menyampaikan apreasi atas diluncurkannya program Smart Resources Center atau unit layanan disabilitas, dan berharap agar dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi warga kota yang membutuhkan. “Saya sangat menyambut baik peluncuran program seperti ini sebab ini membuktikan bahwa Pemerintah Kota Salatiga benar-benar memperhatikan masyarakat berkebutuhan khusus, seperti pembangunan sarana publik maupun pelayanan publik yang ramah bagi masyarakat yang berkebutuhan khusus. Demikian halnya dengan pelayanan pendidikan melalui sekolah-sekolah yang telah menerapkan konsep pendidikan inklusif, saya harap masyarakat yag membutuhkan dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin.” Ujar Sekda

“Tujuan dari pembangunan pendidikan untuk semua di Kota Salatiga yang merupakan bagian dari upaya menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Saya mengimbau keberadaan SRC kedepan dapat terus eksis dan berkembang. Jangan sampai hanya ramai pada saat dilaunching saja, tetapi terbengkelai setelahnya. Karena dari yang saya dengar melalui kegiatan Talk Show dan Workshop Pendidikan Inklusif kemarin, banyak keluhan kala Sekolah Inklusif di Kota Salatiga belum dapat menjalankan perannya secara optimal dalam melayani peserta didik yang berkebutuhan khusus. Hal ini tentu saja menjadi perhatian dan tantangan bagi kita bersama, khususnya bagi penyelenggara pendidikan inklusif di Kota Salatiga untuk dapat memberikan pelayanan lebih baik lagi.” Tambah Sekda

Selain peluncuran juga ditandatangani perjanjian kerjasama antara pemerintah dengan Bank Pembangunan Daerah. Acara dihadiri oleh segenap praktisi pendidikan inklusi, perwakilan SKPD dan Perguruan Tinggi dan Bank Pemerintah.