SIDOMUKTI – Meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PMT) seperti stroke, jantung, kecing manis, tekanan darah tinggi dan lain-lain ternyata berkaitan erat dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang cenderung semakin maju. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengampanyekan gaya hidup sehat bagi masyarakat.

Hal itulah yang mendasari Pemerintah Kota Salatiga dan juga Pemprov Jateng melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Kota Salatiga Tahun 2018. Kegiatan yang dibuka oleh Walikota Salatiga, Yuliyanto ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Kecamatan Sidomukti, Salatiga, Sabtu 06/10.

Dalam sambutannya Walikota mengingatkan agar masyarakat Kota Salatiga senantiasa berperilaku hidup yang sehat seperti berolahraga, makan buah dan sayur, tidak merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol.

“Masyarakat kita sekarang ini cenderung kurang aktivitas fisik, terlalu lama menonton tv, terlalu lama di depan komputer atau bermain game, konsumsi makanan cepat saji dan kurang sayur atau buah. Ayo kita ajak masyarakat sekitar kita berpola hidup sehat. Lakukan olahraga ringan, makan buah dan sayuran dan jauhi rokok serta alkohol. Meskipun pelayanan di puskesmas itu gratis, namun tidak baik juga kalau tiap Minggu selalu minta obat ke puskesmas, kan?” pesan Walikota.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat DKK Kota Salatiga, Marhadi. Ia menjelaskan bahwa Germas merupakan salah satu upaya promotive-preventif yang dilakukan melalui pendekatan multi sektor. Tujuan dari germas adalah untuk menurunkan kasus penyakit menular dan tidak menular, menununkan beban pembiayaan kesehatan karena peningkatan penyakit dan juga menghindarkan penurunan produktivitas penduduk.

Adapun peserta kampanye tersebut adalah 150 orang yang terdiri dari tokoh masyarakat dan Organisasi perangkat Daerah Kota Salatiga. Narasumber yang dihadirkan antara lain berasal dari DPRD Provinsi Jawa Tengah, DPRD Kota Salatiga, Dinas Pangan Kota Salatiga dan Dinas Kesehatan Kota Salatiga.

Selain kampanye germas, dalam kesempatan tersebut Walikota juga meluncurkan Rumah Pemulihan Gizi dan Sistem Monitoring Bayi Lahir Pendek (Simon Baladek) yang merupakan kerjasama antara Dinas Kesehatan Kota Salatiga dengan Dokter Spesialis Anak, Persatuan Ahli Gizi Salatiga, TP PKK Kota Salatiga dan Kader Pejuang Gizi. Ada pula pemeriksaan kesehatan gratis untuk 150 peserta kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat dan kolesterol.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). (sg)