BALAIKOTA – Untuk menjalin rasa kebersamaan antara pemerintah daerah dengan tokoh agama dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan toleran, Pemkot Salatiga melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Salatiga menyelenggarakan silaturahmi antara Pemkot Salatiga dengan Tokoh Kristiani Kota Salatiga.

Kepala Bagian Kesra, Joko Haryono mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Kalitaman Gedung Setda Lantai 2 itu diikuti oleh 45 tokoh Kristiani yang merupakan pendeta dari gereja-gereja di Kota Salatiga. “Ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga toleransi dan keutuhan NKRI,” ujar Joko Haryono saat membacakan laporan kegiatan pada Selasa 11/04.

Dalam sambutan Pj Walikota Salatiga yang dibacakan oleh Asisten 1 Sekda Kota Salatiga, Adhi Isnanto diharapkan melalui kegiatan tersebut toleransi dan kenyamanan Kota Salatiga akan terus terjaga. “Meskipun Salatiga ini kota kecil, namun ternyata telah menjadi rumah yang nyaman bagi setidaknya 23 suku yang saat ini bermukim di Salatiga. Lebih lagi adanya predikat sebagai Kota Toleran ke-2 se-Indonesia yang diberikan oleh Setara Institut, tentu hal ini sangat membanggakan kita semua,” urai Adhi Isnanto.

Ia menggambarkan kebersamaan antar umat beragama telah ditampilkan dengan baik di Kota Salatiga. Salah satu contoh nyata adalah adanya kegiatan pembagian takjil gratis oleh pengurus Gereja Paulus Miki pada Bulan Ramadhan tahun lalu. Contoh lain adalah pada saat perayaan natal di Lapangan Pancasila, para pemuda dari GP Ansor ikut membantu menjaga keamanan.

“Kerukunan seperti ini sudah terjaga dengan indah dan harus kita jaga bersama agar Kota Salatiga tetap menjadi kota yang aman, damai dan toleran,” kata Adhi Isnanto.

Kegiatan silaturahmi yang dihadiri oleh Forkopinda Kota Salatiga itu menghadirkan Pendeta Paulus Hartono dari GKMI Surakarta untuk memberikan ceramah dengan tema “Membangun Paradigma Inklusif, Menjaga Toleransi dan Keutuhan NKRI”. Dalam kesempatan tersebut, para Tokoh Kristiani mendapatkan bingkisan berupa berupa batik khas Kota Salatiga. (sg)