Salatiga(31/8), Dalam rangka memfasilitasi kelompok, dalam mempromosikan hasil produknya dibidang pangan, Dinas Pangan Kota Salatiga gelar acara Festival Kemandirian Pangan, di lapangan Pancasila Salatiga selama 2  hari, sejak tanggal 31 Agustus – 1 September 2018, Dan diikuti oleh Komunitas Pangan dan tanaman hias, Kelompok kawasan rumah pangan lestari, kelompok pengusaha pengolahan pangan, fakultas pertanian dan bisnis UKSW, himpunan kerukunan tani Kota salatiga, kontak nelayan andalan Kota Salatiga dan serikat petani qoryah thoyibah.

“Festifal Kemandirian Pangan ini bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan masyarakat dalam pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. Selain itu dengan tersediannya pangan maka harga dapt tetap stabil, terjangkau dan mudah diperoleh. Melalui festival ini pulan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta membantu pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan.” ujar Bambang Ari Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dinas Pangan Kota Salatiga. Dalam kegiatan ini selain pameran bahan pangan hasil pemanfaatan pekarangan rumah, juga ramaikan dengan pelatihan budidaya tanaman sayuran model hidroponik, demo masak dari rumah Djampe, serta penandatanganan kerjasama dibidang penyediaan bahan pangan segar antara kelompok Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), Himpunan kerukunan tani (HKTI), dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Salatiga dengan Distributor tambah Ari.

Dalam sambutannya membuka acara Walikota Salatiga mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program kemandirian pangan ditingkat keluarga. “saya memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini, sebagai wahana untuk mempromosikan produk-produk kelompok atau pengusaha mitra binaan Pemerintah yang terkait dengan kemandirian pangan. saya mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung program kemandirian pangan di tingkat keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Karena untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan negara, dimulai dari kemandirian pangan keluarga. “ Terang Yuliyanto.