SIDOMUKTI,

Menyambut hari raya Idul Fitri 1438 H, Perusahaan Daerah Air Minum Daerah (PDAM) Kota Salatiga kembali membagi bingkisan kepada tukang becak, anak yatim, dan pondok pesantren. Bingkisan berupa beras, mie instan, dan uang senilai 43,3  juta lebih diberikan di Aula PDAM 13/7.

Pemberian secara simbolis disampaikan oleh wakil walikota Muh Haris, didampingi  Direktur PDAM Samino, dan Dewan Pengawas PDAM Yakup Adi K. Rincian yang mendapatkan bingkisan kali ini adalah; pengemudi becak 200 0rang, Panti Asuhan Ulya, Panti Asuhan Imaduddin, Ponpes Yasinta, Panti Asuhan Sudirman, Panti Asuhan Darul Hadlonah, Lazim Muhammadiyah, Ponpes Ittihadul Asna, dan Ponpes Masitoh.

Direktur PDAM dalam sambutannya meminta doa kepada hadirin agar PDAM Salatiga tambah maju. “Alhamdulillah tahun ini bingkisan yang kami berikan bisa meningkat jumlahnya, sekitar 19 juta rupiah. Harapannya PDAM bisa maju dan sejatera, serta bisa bertambah manfaatnya bagi masyarakat Salatiga utamanya dalam hal pelayanan. Bingkisan ini adalah ini berasal dari  perusahaan dan dana yang dikumpulkan dari pribadi seluruh karyawan. Kami bersyukur jika tahun lalu yang diberikan hanya bingkisan, untuk kali ini bisa ditambah uang,” jelas Samino usai acara.

Sementara itu Muh Haris mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan PDAM Salatiga. “Saya mohon bapak-ibu, dan anak-anak semua berkenan berdoa bagi keberlangsungan PDAM Salatiga beserta seluruh karyawan. Semoga PDAM tambah maju dan karyawannya juga sejahtera,” pinta wawali.

Hadi Bagong ketua paguyuban pengemudi becak merasa bersyukur karena mendapatkan perhatian dari PDAM. “Saya berterima kasih karena saya dan rekan pengemudi becak mendapat perhatian. Ditambah lagi, kalau dulu hanya bingkisan sekarang ditambah uang. Semoga PDAM bisa terus maju dan meningkat dalam pengabdiannya bagi masyarakat Salatiga,” tutur Hadi Bagong.