Kemeriahan pawai taarauf dalam rangka Peringatan Tahun Baru 1441 Hijriah begitu tersa. 96 kafilah dan pengunjung menimbulkan kemacetan disepanjang rute pawai. Walikota Salatiga Yulianto dan forkopimda sempat diberi bingkisan tiwul makanan tradisional lain oleh salah satu peserta di panggung kehoramatan Rumah Dinas Walikota, Minggu, 01.

Tema peringatan tahun baru hijrian kali ini adalah “Tahun Baru Hijriah Momentum Menebar Kedamaian dan Keindahan Islam di Kota Salatiga”. 96 kafilah terdiri dari; kafilah tingkat TK,RA, PAUD sebanyak 41, kafilah SD/MI sebanyak 24, kafilah tingkat SMP/MTs sebanyak 19 dan Kafilah tingkat SMA dan masyarakat umum sebanyak 12.

Setiap kafilah minimal mengirimkan 100 peserta pawai, bahkan tidak sedikit yang mengirim 600 peserta dalam satu kafilah. Hingga pukul 12.00 baru kafilah tingkat TK/RA/PAUD serta Tingkat SD/MI yang menyelesaikan finish. Sebagai pembuka pawai kafilah tingkat TK/RA/PAUD diberikan kesempatan pertama jalan, agar peserta tidak kepanasan. Sedangkan finish tingkat TK/RA/PAUD dibuat lebih pendek yaitu di jl. Langensuko.

Berbagai peragaan peserta pawai ditampilkan, mulai dari replika ka’bah, garuda, alquran, maskot ganesha (Porprov Kota Salatiga Tahun 2018), rombongan drumblek, drumband, kostum profesi, polisi cilik, paskibra, serta berbagai pertunjukan lainnya. Saking hebohnya tampilan Polisi Cilik dari SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Kapolres Salatiga  AKBP Gatot Hendro Hartono langsung berdiri berfoto selfie dengan para Polisi Cilik.