Untuk menanamkan kesadaran pajak kepada generasi muda, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Salatiga menyelenggarakan “Pajak Bertutur”. Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Walikota Salatiga, Muh Haris ini diikuti 60 perwakilan siswa di Aula SMA N 1 Salatiga, Jumat 11/08.

Wakil Walikota dalam sambutannya mengatakan bahwa kontribusi pajak untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sangat tinggi yaitu lebih dari 75%. “Oleh karena itulah kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian sebagai warga negara sekaligus membangun karakter generasi muda,” kata Muh Haris.

Kepala KPP Pratama Salatiga, Toto Hendiarto menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan secara nasional ini merupakan kerjasama antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kemendikbud dan Kemenristek Dikti selaku pihak yang membidangi pendidikan.

“Inklusi kesadaran pajak dalam pilar demokrasi tentusaja memerlukan sinergi dengan pihak lain seperti pihak pendidikan. Kami mempunyai visi untuk mewujudkan generasi muda yang mempunyai karakter cinta tanah air dan bela negara serta menjadikan kesadaran pajak sebagai salah satu nilai budaya bangsa yang terus ditanamnkan dari generasi ke generasi,” ujar Toto Hendiarto.

Ia menjelaskan bahwa pajak bertutur merupakan kegiatan mengajar nilai-nilai kesadaran pajak oleh pegawai DJP kepada peserta didik jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi dengan cara memberikan pemahaman tentang pajak sebagai pilar utama pembangunan negeri yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

Kegiatan yang bertema “Pajak kita untuk kita” ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia pada Jumat 11/08. Untuk KPP Pratama Salatiga, kegiatan pajak bertutur diselenggarakan di 6 sekolah antara lain: SD Al-Azhar 22 Salatiga, SMP Negeri 1 Salatiga, SMP N 2 Ambarawa, SMP N 1 Ungaran, SMA N 1 Salatiga dan SMA N 1 Tengaran dengan total peserta sebanyak 395 siswa. (sg)