SALATIGA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Salatiga diharapkan mampu menjadi pelopor dalam membangun iklim toleransi di Kota Salatiga. Hadirnya MUI diharapkan mampu meredam eskalasi intoleransi di berbagai daerah sehingga akan membawa iklim yang damai dan sejuk, tidak hanya di Kota Salatiga tapi juga di daerah lain.

Harapan tersebut disampaikan oleh Wakil Walikota Salatiga, Muh. Haris, SS, MSi saat membuka Seminar Internasional MUI Kota Salatiga di Hotel Laras Asri Salatiga, Sabtu 03/08. Seminar sehari dengan tajuk “Toleransi di Kawasan Asia Tenggara” tersebut dihadiri oleh setidaknya 150 orang yang terdiri dari unsur MUI kab/kota se-Jawa Tengah, MUI Provinsi Jateng, Pengasuh serta Penyuluh Pondok Pesantren.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap agar MUI mampu menjadi pelopor dalam membangun iklim toleransi dan juga menularkan iklim damai dan sejuk tersebut ke daerah lain. Predikat sebagai kota toleran 3x berturut-turut telah membuat Kota Salatiga menjadi obyek study tiru untuk daerah lain, dan tentu saja ini tak lepas dari peran MUI Kota Salatiga,” ujar Muh. Haris.

Wakil Walikota juga menyampaikan apresiasi kepada MUI Kota Salatiga atas terselanggaranya kegiatan tersebut di mana dihadirkan pula 2 narasumber yang berasal dari luar negeri yaitu Haji Sammali bin Haji Adam dari Brunei Darussalam dan Dr. H. Ahmad Kamel H. Yusof dari Thailand.

“Mari kita manfaatkan waktu yang ada sebaik-baiknya untuk menyimak dan berdiskusi bersama dua orang narasumber yang sudah jauh-jauh datang ke Kota Salatiga. Setelah berseminar, saya mengajak kepada anda untuk berjalan-jalan di Kota Salatiga, icipi kuliner kami dan juga jangan lupa untuk membawa buah tangan,” kata Muh. Haris.

Sementara itu dalam laporan ketua penyelenggara yang dibacakan oleh Sekretaris MUI Kota Salatiga, KH. Miftahuddin, M.Ag dijelaskan bahwa latar belakang kegiatan tersebut adalah masih marakknya intoleransi di berbagai daerah bahkan Asia Tenggara yang bersumber perbedaan pandangan dalam beragama.

Selain 2 narasumber dari negara tetangga, hadir pula Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Nasaruddin Umar sebagai narasumber serta hadir pula tokoh-tokoh MUI Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Kepala SKPD di Pemkot Salatiga.(sg)