SIDOREJO,Menjelang peringatan ke-72 HUT RI, Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Salatiga menggelar halakoh kebangsaan. Diskusi kebangsaan yang dihadiri 150 orang dari berbagai ormas Islam dan Organisasi Kemahasiswaan Islam se-Salatiga, berlangsung di halaman kantor MUI Salatiga 15/8.

Ketua MUI KH Saefudin Zuhri, selaku penyelenggara berharap kegiatan tersebut bisa merekatkan persaudaraan dan persatuan umat Islam. “Menjadi catatan sejarah bahwa umat Islam adalah penyumbang saham terbesar dalam terwujudnya kemerdekaan bangsa Indonesia. Oleh karenanya kami sengaja mengundang ormas Islam Salatiga dan para pemuda untuk menyampaikan gagasannya tentang persatuan dan kesatuan bangsa demi menangkal radikalisme,” ungkap ketua MUI.

Walikota Yuliyanto yang juga hadir memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Kegiatan semacam ini mampu mempererat ukhuwah islamiyah, yang artinya akan memupuk rasa persatuan kita. Hal ini sesuai dan mendukung predikat Kota Salatiga sebagai kota paling toleran se Indonesia nomor 2. Kami pemerintah sangat berterima kasih kepada tokoh agama yang terus menciptakan iklim kondusif Kota Salatiga, kami juga mohon doa dan dukungannya agar mampu memimpin Salatiga,” pinta walikota.

Pemateri yang diminta menyampaikan gagasan adalah; dr. Miftahuddin dai MUI Salatiga, Kodim 0714, Ansor, PDPM, PMII, KAMMI, IMM, dan HMI. Sedangkan diskusi dipandu oleh H Iskandar.