Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa meluncurkan e-warong atau warung gotong royong elektronik Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan menyalurkan bantuan sosial non tunai di Aula Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, 17/01.

 

Dalam sambutannya di Aula Kecamatan Tingkir, Menteri Sosial berpesan agar masyarakat penerima bantuan sosial selalu menjaga kecerdasan dan kesehatan anak. Hal ini dikarenakan banyak dari penerima bantuan tersebut mempunyai anak yang cerdas, namun kurang mampu secara ekonomi. “Kesehatan di sini bukan hanya fisik saja, namun juga mentalnya. Dalam kondisi apapun, jangan sampai keluar kata-kata yang tidak baik di hadapan anak,” pesan Khofifah Indar Parawansa.

 

Terkait dengan peluncuran e-warong, Menteri Sosial mengatakan bahwa Kemensos mentargetkan akan ada 2000 e-warong di seluruh Indonesia pada tahun ini. “Keberadaan e-warong ini diharapkan akan mencakup di daerah pesisir dan pedesaan, sehingga upaya pengentasan kemiskinan akan lebih terintegrasi dan tepat sasaran,” ujar Menteri Sosial.

 

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga, Sri Jokonurhadi menjelaskan bahwa, e-warong merupakan warung tradisional yang ditunjuk untuk menyalurkan bantuan pangan dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang telah diterimakan kepada masyarakat yang sudah terdata dalam Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI. Semua penerima bantuan memiliki rekening di bank yang ditunjuk, dan semua bantuan sosial akan masuk ke dalam rekening tersebut. Di e-warong itulah masyarakat penerima dapat mengaskses bantuan sosial.

 

Sementara itu Pj Walikota Salatiga, Ahmad Rofai dalam sambutannya menyampaikan apresiasi karena di Salatiga telah ada 4 buah e-warong di masing-masing kecamatan. “Saya ucapkan terimakasih atas launching 4 buah e-warong ini. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menghindari adanya penyelewengan anggaran. Dengan e-warong ini penerima bantuan dapat menggunakan kartu untuk membeli kebutuhan pokok. Selain lebih efisien, dari sisi pemerintah daerah juga lebih mudah melakukan pengawasan dan evaluasi bantuan sosial,” kata Pj Walikota Salatiga.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan e-warong di warung kelontong milik Ida Mirani, RT.03/RW01 Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir. Di warung tersebut Menteri Sosial meluncurkan e-warong serta menyaksikan secara langsung masyarakat yang membeli kebutuhan pokok menggunakan KKS. “Di Salatiga jumlah peserta Program Keluarga Harapan sebanyak 2.545,” pungkas Kepala Dinas Sosial Kota Salatiga. (sg)