SALATIGA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.ALD menyerahkan sertifikat hasil konsolidasi tanah Kelurahan Kauman Kidul Salatiga. Penyerahan konsolidasi tanah yang merupakan tahap III ini diserahkan kepada Warga Kauman Kidul di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Jumat 06/12.

Dalam sambutannya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI Sofyan Djalil menyatakan dukungan kepada Pemkot Salatiga dalam upaya penataan tanah (konsolidasi tanah) sekaligus mengembangkan kawasan agrowisata di Kauman Kidul. “Konsolidasi tanah pada hakekatnya adalah penataan tanah atau kampung yang ada menjadi lebih teratur. Jalannya lebih baik, lebih lebar dan lurus-lurus,” katanya usai penyerahan sertifikat tanah hasil konsolidasi tanah.

Sofyan Djalil menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kota Salatiga yang telah bekerja sama dengan baik sehingga konsolidasi tanah di Salatiga ini bisa dilaksanakan. Ia mentargetkan pada tahun 2022 seluruh tanah rakyat bisa disertifikatkan. Disampaikan pula bahwa sertifikat tanah tersebut juga berguna untuk menghindari konflik pertanahan sekaligus bisa menjadi jaminan di lembaga keuangan formal.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto, SE, MM menyambut positif dukungan yang diberikan pemerintah pusat dalam pengembangan kawasan agrowisata di Kauman Kidul. Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kauman Kidul yang telah mendukung pengembangan agrowisata.

“Ini perlu peran aktif semua pihak bukan hanya pemerintah tetapi juga masyarakat setempat. Langkah selanjutnya, akan dibangun infrastruktur pendukung seperti jalan, irigasi, dan penerangan jalan umum. Tetapi suasana alam dan sawah harus dipertahankan tidak boleh ada perubahan fungsi,” pesan Wali Kota.

Melalui pengembangan agrowisata diharapkan akan meningkatkan partisipasi masyarakat melalui pengembangan potensi pertanian, pengairan, dan juga potensi wisata yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seusai penyerahan sertifikat, Menteri Sofyan Djalil didampingi Wali Kota Salatiga, Danrem Makutarama, Forkopimda Kota Salatiga meninjau lokasi konsolidasi tanah yang dikembangkan menjadi agrowisata. Sofyan Djalil berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan utamanya saluran air dan lingkungan pesawahan.(sg)