SALATIGA – Walikota Salatiga Yuliyanto mengingatkan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Salatiga untuk segera tancap gas mulai bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat setelah libur Idul Fitri. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel perdana setelah libur Idul Fitri sekaligus Halal bi Halal di Rumah Dinas Walikota Salatiga, Senin 03/07.

“Kecuali bagi saudara-saudara yang bekerja di bidang perhubungan atau pelayanan publik yang tidak bisa menikmati libur, libur Idul Fitri kali ini sudah cukup panjang. Karenanya saya minta agar pelayanan harus sudah maksimal di hari pertama kerja. Tidak ada alasan bermalas-malasan,” tegas Walikota.

Walikota mengatakan bahwa kegiatan halal-bi halal diperbolehkan asal tidak mengganggu pelayanan publik yang menjadi tanggungjawab masing-masing instansi. “Silakan melaksanakan tradisi halal bi halal, tanpa mengesampingkan tugas dan tanggungjawab sebagai pelayan masyarakat,” kata Walikota.

Walikota juga berharap agar suasana guyub rukun seperti saat halal-bi halal dapat pertahankan, bukan hanya ketika ada acara-acara serupa, melainkan juga diimplementasikan dalam melaksanakan program/kegiatan dalam membangun Kota Salatiga.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Wakil Walikota Salatiga Muh Haris memberikan tausiyah tentang hikmah Idul Fitri. Ia menyebutkan setidaknya ada tiga hikmah Idul Fitri yaitu: semakin dermawan, menahan diri dari marah yang tidak beralasan serta menjadi pribadi yang mudah memaafkan.

Acara tersebut kemudian diteruskan dengan open house Walikota dan Wakil Walikota yang diikuti oleh masyarakat umum.

Terpisah, Kepala BKDiklatda Kota Salatiga, Gati Setiti menungkapkan bahwa kehadiran ASN di Lingkungan Pemkot Salatiga pada hari pertama masuk kerja adalah 97%. Untuk ketidakhadiran dikarenakan alasan tertentu, seperti sakit, cuti melahirkan, tugas belajar dan dinas luar. (sg)