SALATIGA – Walikota Salatiga, Yuliyanto meletakkan batu pertama pemugaran Makam Mbah Nyai Kopek di Pancuran, Salatiga pada Jumat 20/10. Peletakan batu pertama tersebut juga menandai dimulainya penataan kawasan pemukiman perkotaan khususnya di Kampung Pancuran yang berada di tengah-tengah Kota Salatiga.

Dalam sambutannya Walikota menyampaikan harapan agar masyarakat mendukung penataan kawasan pemukiman tersebut. “Peran serta dan dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meniungkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat, supaya harapan akan kampung yang lebih sehat, bersih dan hijau dapat kita capai. Setelah penataan Kawasan Pancuran, penataan dilanjutkan dengan Kampung Kalitaman dan kampung-kampung lain secara bertahap,” ujar Walikota.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Dinas Perkim), Valentino Haribowo. Dalam laporannya ia mengatakan bahwa penataan kawasan pemukiman di Pancuran merupakan pilot project yang melibatkan 3 pilar yaitu pemerintah, masyarakat dan pihak swasta.

Ia juga menyebutkan bahwa Pancuran merupakan Rukun Warga (RW) terbesar yang memerlukan penataan agar menjadi kawasan yang lebih bersih dan sehat. “Karena ada pasar yang tertetak di Pancuran, tak heran kalau saat siang hari ada sekitar 5 ribu orang di sini. Hal tersebut tentu saja membutuhkan penataan dan perhatian supaya kawasan ini menjadi lebih sehat dan bersih,” kata Valentino.

Valentino menjelaskan bahwa penataan kawasan tersebut diawali dengan pemugaran Makam Mbah Nyai Kopek. Mbah Nyai Kopek sendiri merupakan tokoh legendaris penyebar agama Islam yang juga merupakan leluhur dari warga Pancuran. Sampai saat ini, Makam Mbah Nyai Kopek sering didatangi oleh peziarah dari berbagai daerah.

Dalam peletakan batu pertama tersebut diserahkan pula bibit tanaman untuk penghijauan dari Dinas Pertanian, bibit ikan untuk disebar di kali Pancuran dari Dinas Pangan, gerobak sampah dari Dinas Lingkungan Hidup, serta bantuan cat dari PT ICI untuk memperindah kampung. Selain itu diluncurkan pula lagu 100% Tresno Pancuran karya Edy Supangkat oleh Walikota.

Acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPR-RI dari Salatiga, Fadholi, Jajaran Forkopimda Kota Salatiga, dan ratusan masyarakat Pancuran dan sekitarnya. (sg)