Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE, MM mengapresiasi peran aktif Viu dalam menumbuhkan ekonomi kreatif Salatiga melalui program Viu Shorts!. Dengan program ini, diharapkan para pemuda kreatif Salatiga dapat mendunia dengan karya-karya hebatnya, dan memberikan efek positif pada perkembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi.

“Kami memiliki komitmen kuat untuk bergerak bersama talenta-talenta muda ini, sehingga Salatiga dapat menghasilkan lebih banyak karya yang berprestasi hingga di tingkat global,” ujar Yuliyanto dalam rilis tertulis pada kegiatan Media Roundtable VIU Shorts! Musim Kedua, di Pendopo Pakuwon Pemkot Salatiga, Rabu (29/01/2020).

Untuk diketahui, mengikuti keberhasilan Musim Pertama VIU Shorts!, pada Musim Kedua ini akan mengembangkan talenta kreatif di 20 kota se-Indonesia, termasuk Kota Salatiga. Viu, sebagai layanan hiburan streaming dengan 36 juta pengguna aktif bulanan, fokus pada pengembangan minat dan bakat dari talenta muda usia SMA dalam membuat karya film pendek berdasarkan atas kecintaan mereka pada mitos lokal.

Viu Shorts! akan digelar selama 7 bulan, dimulai pada bulan Agustus 2019 dan berlanjut hingga Maret 2020. Dimulai pada 2018 lalu, Viu Shorts! Musim Pertama, merupakan inisiatif sukses yang menghasilkan pembuatan 17 film pendek lokal, yang didistribusikan secara global melalui platform Viu, dan menjadi viral di media sosial.

Film pendek hasil dari Viu Shorts! Musim Pertama ini juga ditayangkan secara internasional di ajang Marché du Film, Cannes Film Festival 2019. Pada penghujung rangkaian inisiatif Viu Shorts! Musim Pertama, Viu memberikan beasiswa kepada peserta berbakat dari Cilegon, Banten untuk melanjutkan pendidikan Sinematografi selama 4 tahun di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan berkesempatan untuk bekerja paruh waktu bersama tim Viu Original.Senior Vice President (SVP) Marketing Viu, Myra Suraryo mengatakan, terdapat lebih dari 500 talenta muda kreatif bidang film dan satu sarjana film dari 17 kota di seluruh Indonesia. “Pada Viu Shorts! Musim Kedua, kami terus meningkatkan partisipasi, baik dalam hal jumlah kota dan peluang yang diberikan. Kami sangat senang dan berharap dapat menyebarkan lebih banyak lagi kisah lokal Indonesia kepada pemirsa global melalui Viu Shorts! Musim Kedua.” ujar Myra.

Di bawah kerjasama Viu dan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) dalam mendukung Program Pengembangan Film Indonesia, Viu Shorts! Musim Kedua juga didukung oleh Pemerintah Daerah dari 20 kota, Yayasan Tumbuh Sinema Rakyat, MAV Production, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Badan Perfilman Indonesia (BPI), Komisi Film Daerah, komunitas film lokal, Yayasan BPK Penabur dan Yayasan Tarakanita.

Pada ajang Asian Academy Creative Awards 2019, salah satu film pendek hasil dari Viu Shorts! Musim Pertama, yaitu Viu Shorts! Maumere – Miu Mai, terpilih menjadi Best of Short. Viu adalah layanan streaming hiburan terkemuka, yang dioperasikan oleh PCCW Media Group. Viu tersedia di 16 pasar termasuk Hong Kong, Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Myanmar, Afrika Selatan, dan negara-negara Timur Tengah seperti UEA, Arab Saudi, Mesir , Bahrain, Irak, Yordania, Kuwait, Oman dan Qatar.