Salatiga –  60 orang pelatih bulu tangkis di Kota Salatiga dibekali ilmu baru untuk meningkatkan kompetensinya. Mereka menjadi andalan, karena  akan mencetak atlet berprestasi di  masa depan.

Pesan ini disampaikan oleh Wali Kota Salatiga, Yuliyanto SE MM saat membuka pembekalan bagi pelatih bulu tangkis, di Aula Ganesa, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga, Senin (10/2). Menurutnya, pelatihan ini akan memberikan dampak positif bagi kemajuan dan pembinaan cabang olahraga bulu tangkis mulai dari level pemula sampai ke jenjang profesional.

“Kita sudah melaksanakan dua kegiatan yakni pelatihan bagi pelatih taekwondo dan saat ini adalah pelatihan bagi pelatih bulutangkis. Semangat ini harus diwadahi dengan baik untuk transfer ilmu dan pengembangan pelatih kedepannya,”tegas Yuliyanto.

Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat khususnya pelatih bulu tangkis memang sangat dibutuhkan. Karena dua aspek mendasar ini dapat memperkuat pembinaan yang baik dari cabor tersebut.

“Olahraga mempunyai kontribusi yang positif. Hal ini merupakan tugas bersama dari semuanya baik pemerintah maupun masyarakat untuk nyengkuyung bareng  kesuksesan program yang ada,”katanya.

Lanjutnya, Yuliyanto menekankan agar slogan Salatiga sebagai kota pendidikan, kota sehat, kota olahraga, toleran dan ramah anak harus selalu dilakukan berkesinambungan.

“Predikat itu tidak hanya sekedar slogan, tanpa melakukan apa-apa. Justru predikat ini bisa diraih lewat  koordinasi dari institusi, akademisi dan masyarakat. Kemampuan pelatih bulu tangkis inilah yang menjadi salah satu unsur penting dan menjadi modal yang baik demi pembinaan olahraga, ”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Joko Haryono mengungkapkan bahwa pelatihan bagi pelatih  ini diharapkan menjadi langkah jitu untuk meningkatan prestasi atlet bulu tangkis di Kota Salatiga.

“Pengetahuan dan kompetensi pelatih bulu tangkis perlu ditingkatkan. Menyatukan presepsi dan ilmu yang baru juga menjadi hal yang penting disini,”ujarnya.

Setidaknya, ada 60 orang pelatih terdiri dari  20 orang pelatih bulu tangkis, 30 guru penjaskes SD, 5 orang guru penjaskes SMP dan 5 orang guru penjaskes SMA yang mengikuti pelatihan tersebut. Mereka akan menerima ilmu dari para pengampu dari PB Djarum Kudus dan mengikuti kegiatan ini selama 4 hari kedepan dengan paparan dan praktek di Gor PPLP Ngebul SKB Salatiga.