PEMKOT, Keluarga Pemerintah Kota Salatiga melalui Lembaga Amalan Islam (LAI) pada hari raya Idul Adha 1438 H kali ini berhasil mengumpulkan hewan qurban 3 sapi dan 13 kambing. Penyembelihan dilaksanakan di halaman parkir kantor walikota 4/9 atau hari tasyrik terakhir.

Agung Nugroho, selaku ketua panitia menyampaikan bahwa sasaran pembagian daging qurban adalah para tenaga harian lepas Kota Salatiga. “Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan keimanan, meningkatkan sikap sosial, meningkatkan rasa persaudaraan, serta meningkatkan sifat kedermawanan,” lapor Agung.

Sebelum dilaksanakan penyembelihan hewan qurban, wakil walikota Muh Haris berkenan memberikan tausiyah. “Proses qurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS., berhasil adalah melalui peran 3 orang, yaitu Ibrahim, Ismail dan Hajar, dan tidak ada yang mengaku paling hebat. Terjadi dialog dan kerjasama sehingga oleh Allah keikhlasan ketiganya dihadiahi Allah SWT dengan seekor domba. Demikian pula dalam bekerja di pemkot ini, walikota dan wakil Walikota tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa kebersamaan dan kerja sama sebagaimana proses qurban nabi Ibrahim,” sampai Muh Haris.

Selanjutnya dalam sambutannya walikota Yuliyanto menyampaikan terima kasih karena LAI Kota Salatiga melaksanakan penyembelihan hewan qurban. “Saya merasa bangga karena para pegawai di lingkungan Pemkot Salatiga tumbuh kepedulian antar sesama utamanya mereka yang membutuhkan. Melalui qurban ini, tercermin bahwa bapak ibu pengqurban mau berbagi kepada masyarakat yang telah didata oleh panitia, yaitu tenaga harian lepas dan sebagian masyarakat dari beberapa wilayah di Salatiga,” sampai walikota.

Dr.H. Asih Yustita dari Dinas Pertanian dan Perikanan yang hadir memeriksa kelayakan hewan qurban menyampaikan bahwa hewan qurban semuanya layak dikonsumsi. “Ada sedikit radang pada paru-paru sapi, namun tetap baik. Bagian yang radang sudah saya ambil dan untuk dimusnahkan. Cara memasak daging yang baik adalah dimasak dengan suhu lebih dari 100 derajal celcius agar bakteri jahat mati,” terangnya.