SALATIGA – Denis Darmawan, siswa kelas 8 MTs Negeri Salatiga akan mengikuti Training Center di Jakarta untuk kemudian berangkat ke Luxembourg mewakili Indonesia dalam Olimpiade Olahraga Siswa Internasional bertajuk Coupe International De Kayl 2019. Denis merupakan 1 dari 6 anak yang menjadi Tim Indonesia dalam kejuaraan olahraga siswa SMP tingkat Internasional tersebut. Ia akan bertanding dalam cabang olahraga karate kata kelas 50 kg.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Yuni Ambarwati, SH ketika bertemu Walikota Salatiga, Yuliyanto, SE, MM bersama dengan Denis Darmawan, Pelatih Dojo Schreuder serta Kepala Sekolah MTs Negeri Salatiga di Rumah Dinas Walikota Salatiga, Jumat 27/09.

“Denis ini akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pelatnas tanggal 1 sampai dengan 14 Oktober, kemudian tanggal 15 Oktober 2019 berangkat ke Luxembourg bersama Tim Indonesia yang terdiri dari 6 siswa untuk berlomba dalam kejuaraan Coupe International De Kayl 2019. Ini merupakan Olimpiade Olahraga Siswa Internasional. Dijadwalkan, Denis akan kembali ke Indonesia pada Senin 21 Oktober 2019,” beber Yuni Ambarwati, SH.

Sementara itu, Walikota menyampaikan rasa bangganya kepada Denis dan juga segenap pelatih, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga serta juga guru sekolah. “Prestasi siswa merupakan buah dari sinergi yang baik dari semua pihak, baik itu siswa sendiri, pelatih, keluarga, dinas terkait, termasuk guru-guru dari Mas Denis ini. Saya mangajak semua pihak untuk terus bersinergi dengan baik,” kata Walikota.

Walikota juga berpesan agar Denis dapat melaksanakan amanah sebagai duta Indonesia dalam lomba tersebut. “Ikuti arahan dari pelatih, jangan lupa berdoa dan lakukan yang terbaik dan selalu jadi anak yang baik ya,” pesan Walikota.

Selain berlatih di Dojo Schreuder, Denis juga merupakan atlet Pusat Pendidikan Latihan Olahraga Pelajar Daerah binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Salatiga.

Di samping Denis dari Salatiga, Tim Indonesia dalam kejuaraan Coupe International De Kayl 2019 antara lain: Nathaniel Abimanyu dari SMP N 3 Sleman, Salma Aulia dari SMP N 30 Jakarta, Muhammad Akio Zaiko dari SMP N 115 Jakarta, Meisya Asriana Ratu Cantika dari SMP N 1 Baleendah Jawa Barat, serta Luvena Milano Setiyaka dari SMP N 1 Surakarta.(sg)