SALATIGA – Untuk menjembatani pelaku usaha kecil, menengah dan pelaku usaha besar agar dapat saling bekerjasama saling menguntungkan, Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Salatiga menggelar kegiatan Kerjasama Kemitraan Usaha (Matchmaking).

Kegiatan yang diikuti oleh 40 pelaku usaha kecil, menengah dan besar tersebut dibuka oleh Walikota Salatiga, Yuliyanto, SE, MM di RM Joglo Bu Rini, Selasa 23/07. Dalam sambutannya Walikota berharap agar kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kerjasama kemitraan yang tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ada 3 prioritas pembangunan Kota Salatiga yaitu pembangunan di bidang pendidikan, bidang kesehatan dan UMKM. Dengan kata lain, tujuan yang diharapkan adalah masyarakat yang cerdas, masyarakat yang sehat dan sejahtera. Kegiatan ini adalah salah satu usaha dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” kata Walikota.

Walikota juga mengungkapkan bahwa baru-baru ini Kota Salatiga kembali mendapatkan prestasi yaitu 5 besar nasional Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM). Prestasi tersebut dan prestasi-prestasi lain sebelumnya dapat diraih karena peran serta seluruh elemen masyarakat sekaligus menjadi bukti bahwa Pemkot Salatiga mempunyai komitmen terhadap peningkatan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengajak kepada pelaku usaha dan juga masyarakat pada umumnya untuk bersama-sama mewujudkan Salatiga menjadi kota yang cantik dan nyaman ditinggali. Mari kita buktikan bahwa adanya jalan tol bukan menjadi penghalang dunia usaha,” kata Walikota.

Sementara itu dalam laporan penyelenggaraan yang dibacakan oleh Kabid Penanaman Modal DPMPTSP Kota Salatiga, Suyoto, SH, MH disebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan sarana fasilitasi para pengusaha untuk menjalin silaturahmi dan kemitraan serta memperkuat jaringan bisnis.

Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala DPMPTSP Dra. Sulistyaningsih, MT, Ketua PHRI Kota Salatiga Arso Aji Sajiarto dan Direktur Pemasaran Dusun Semilir Ecopark, Bernadetta Yuliyanti. Bertindak selaku moderator kegiatan matchmaking adalah Dosen UKSW Salatiga, Eko Suseno Matrutti. (sg)